Terkini.id, Essen – Selama ini, masjid-masjid di Eropa biasanya tidak mengumandangkan azan lewat speaker atau pengeras suara.
Namun, kini sekitar seratus masjid di Jerman dan Belanda kompak membunyikan adzan lewat speaker masing-masing masjid. Itu sebagai tanda dukungan bagi masyarakat di tengah wabah Corona.
Mengutip Anadolu Agency, masjid-masjid itu merupakan masjid-masjid yang dikelola oleh asosiasi muslim Turki DITIB, dan Islamic Community National View (IGMG). Asosiasi ini merupakan asosiasi muslim Turki terbesar di Jerman.
Menurut perwakilan DITIB di Essen Jerman, Fahrettin Alptekin, suara azan bisa terdengar di lebih 50 masjid di Jerman. Adzan di Jerman biasanya dilarang. Suara adzan baru diperbolehkan kalau ada acara khusus saja.
Kumandang adzan yang syahdu juga bisa didengar di Belanda sebagai cara umat muslim di sana untuk menyuarakan solidaritas di tengah wabah virus Corona. Di Eropa wabah virus Corona paling parah terjadi di Spanyol, Italia, Prancis lalu Jerman.
- Muzayyin Tantang Kubu Mufassir Tunjukkan Bukti Tanah Wakaf Pesantren yang Dijual
- Rural ICT Camp 2026 di Maros Dorong Teknologi Digital untuk Perkuat Ketahanan Pesisir
- Inovasi Rewata, Bupati Jeneponto Serahkan Adminduk Bayi Baru Lahir di RSUD Lanto Daeng Pasewang
- Pertanian Bone Bersiap Naik Kelas, Polbangtan Kementan Bawa Solusi SDM dan Teknologi
- 702 Batang Kayu Besi Ilegal Diselundupkan dari Buton, Gakkumhut Sulawesi Kantongi Nama Pemilik dan Pembeli
Jerman punya 150.000 lebih kasus positif Corona dengan sekitar 6.000 orang meninggal. Sementara di Belanda ada 38.000 kasus positif dengan jumlah kematian mencapai 4.000 lebih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
