Terkini.id, Essen – Selama ini, masjid-masjid di Eropa biasanya tidak mengumandangkan azan lewat speaker atau pengeras suara.
Namun, kini sekitar seratus masjid di Jerman dan Belanda kompak membunyikan adzan lewat speaker masing-masing masjid. Itu sebagai tanda dukungan bagi masyarakat di tengah wabah Corona.
Mengutip Anadolu Agency, masjid-masjid itu merupakan masjid-masjid yang dikelola oleh asosiasi muslim Turki DITIB, dan Islamic Community National View (IGMG). Asosiasi ini merupakan asosiasi muslim Turki terbesar di Jerman.
Menurut perwakilan DITIB di Essen Jerman, Fahrettin Alptekin, suara azan bisa terdengar di lebih 50 masjid di Jerman. Adzan di Jerman biasanya dilarang. Suara adzan baru diperbolehkan kalau ada acara khusus saja.
Kumandang adzan yang syahdu juga bisa didengar di Belanda sebagai cara umat muslim di sana untuk menyuarakan solidaritas di tengah wabah virus Corona. Di Eropa wabah virus Corona paling parah terjadi di Spanyol, Italia, Prancis lalu Jerman.
- Wujudkan Birokrasi Pelayanan Lebih Baik, Bupati Jeneponto Lantik 198 Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Buka Pelatihan Konseling Menyusui, Bupati Jeneponto Tegaskan Jangan Hanya Seremonial, Tapi Beri Manfaat Nyata
- Urban Billiard Tournament 2026 Resmi Bergulir, Hari Pertama Dipadati Peserta dan Penonton
- Sukacita Panen di Desa Lise, Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan
- Wali Kota Makassar Gandeng Sinar Jaya Bahas Bus Kota Terintegrasi Jalur Kampus
Jerman punya 150.000 lebih kasus positif Corona dengan sekitar 6.000 orang meninggal. Sementara di Belanda ada 38.000 kasus positif dengan jumlah kematian mencapai 4.000 lebih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
