Terkini.id — Menghadapi penyebaran Virus corona atau Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel berencana melakukan perubahan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.
“Iya kami akan diskusikan pada saat rapat Banggar,” kata Koordinasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni, Selasa 24 Maret 2020.
Rudy Pieter Goni meminta, gubernur dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sulsel mempersiapkan langkah taktis dalam perubahan parsial menghadapi Covid-19.
Menurut politisi PDIP ini, pos anggaran yang memungkinkan dialihkan ke penanganan covid-19 yaitu, seminar-seminar dam perjalanan dinas luar, karena tidak ada kegiatan dinas luar. Kecuali yang berkoordinasi ke pusat.
- Raport Merah APBD 2025: DPRD Sulsel Temukan SiLPA Rp208 Miliar, Desak Evaluasi Total OPD
- Bumi Karsa Dapat Apresiasi DPRD Sulsel atas Pencapaian Positif Proyek Multiyears Paket 3
- Andi Tenri Indah Dinobatkan sebagai Legislator Provinsi Terbaik dalam Pemred Award 2026
- Dokumen 28 Km, Realisasi Hanya 22 Km: DPRD Sulsel Soroti Potongan Proyek Jalan Anabanua--Malakke
- Dokumen Perbaikan Hak Angket CPI Diserahkan ke Ketua DPRD Sulsel, Tunggu Jadwal Paripurna
“Gubernur harus cermat dalam memindahkan anggaran. Kami akan melihat terlebih dahulu apa yang akan dilakukan gubernur. Pada prinsipnya DPRD mendukung penuh,” pungkasnya.
Update data Covid-19 di Sulsel pada, Selasa 24 Maret 2020 menunjukkan, sebanyak 149 ODP, 54 PDP, 7 orang sehat dan dipulangkan. Sementara positif covid-19 sebanyak dua orang, satu meninggal, satunya lagi dikabarkan berangsur membaik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
