Bank Dunia Sebut Ancaman Resesi Ekonomi Global: Indonesia Masih Aman

Bank Dunia Sebut Ancaman Resesi Ekonomi Global: Indonesia Masih Aman

R
Dendy Herdianto
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Resesi ekonomi kini menghantui dunia internasional, hal ini disebutkan oleh Bank Dunia yang melihat adanya potensi resesi yang terlihat di depan mata. 

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Bank Dunia bahkan pesimis bahwa negara-negara internasional dapat mengatasi ancaman kemunduran roda ekonomi tersebut. 

David Malpass selaku Presiden Bank Dunia menyebutkan bahwa resesi ini adalah akibat dari terjadinya perang di Ukraina, gangguan rantai pasokan, dan lockdown di Cina. 

“Perang di Ukraina, lockdown di China, gangguan rantai pasokan, dan risiko stagflasi memukul pertumbuhan. Bagi banyak negara, resesi akan sulit dihindari,” ujarnya pada Rabu 8 Juni 2022. 

Hal ini menyebabkan inflasi yang cukup tinggi dan tekanan tersebut tak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi pada suatu negara. 

Baca Juga

Kondisi ini diungkap dalam laporan Global Economic Prospect June 2022 (GEP). 

Dua negara besar seperti Amerika Serikat (AS) dan Cina pertumbuhan ekonominya juga mengalami pemangkasan. 

Amerika Serikat dipangkas menjadi 2,5 % adapun Cina dipangkas menjadi 4,3% pada tahun ini. 

Tidak hanya negara maju, negara berkembang juga turun dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi mereka. Seperti Jepang yang menjadi 1,7%, Brasil menjadi 1,5%, dan India menjadi 7,5%. 

Berbeda dengan negara berkembang lainnya,  Indonesia bahkan dikatakan cukup aman terhadap ancaman resesi ekonomi ini. 

Bank Dunia masih menetapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di level 5,1%. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.