Sri Mulyani: 60 Persen Negara Berpenghasilan Rendah Sudah Hampir Mati, Netizen: Indonesia Bangkrut

Sri Mulyani: 60 Persen Negara Berpenghasilan Rendah Sudah Hampir Mati, Netizen: Indonesia Bangkrut

R
Wahda
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta- Dalam pembukaan Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) Meeting yang digelar di Bali, Jumat 15 Juli 2022.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan bahwa sekitar 60 persen negara dengan penghasilan rendah sedang sakit. 

Sementara itu, negara berkembang berpotensi tidak dapat membayar utang dalam kurung waktu satu tahun kedepan. 

“Sekitar 60 persen negara berpenghasilan rendah sudah hampir mati”. Ungkap Sri Mulyani dikutip dari  CNN Indonesia, pada Sabtu 16 Juli 2022.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan bahwa “negara-negara berkembang mungkin tidak dapat memenuhi pembayaran utang selama satu tahun kedepan”.

Baca Juga

Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut mana saja negara yang benar-benar sakit dan tidak bisa membayar hutang. 

Indonesia sendiri mencatat utang negara sebesar Rp. 7.002 triliun dengan rasio utang sebesar 38,88 persen terhadap produk Domestik Bruto (PDP) per Mei 2022. 

Realisasi itu turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp. 7.040 triliun dengan rasio 39,09 persen. 

Sontak saja tegar NKRI Bangkrut trending di Twitter pada Jumat 15 Juli 2022.  Sebanyak 2983 tweet menggunakan tegar tersebut.

Cuitan pemilik akun @z4r4n “Utang Pemerintah Indonesia tembus Rp. 7.002 triluin #NKRIBangkrut”.

Cuitan akun @DPO_Twity “Ciri-ciri negara diambang kebangkrutan salah satunya adalah jualan aset negara untuk bayar bunga hutang. #NKRIBangkrut”.

Meski begitu, Bank Dunia mengisyaratkan bahwa Indonesia bebas dari ancaman resesi. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.