Wow! Indonesia Temukan Harta Karun 2 Miliar Ton Emas di NTB

Wow! Indonesia Temukan Harta Karun 2 Miliar Ton Emas di NTB

R
Adiansyah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Indonesia terkenal memiliki sumber daya bumi yang melimpah, termasuk emas, tembaga, dan batu bara yang tersimpan didalamnya. Baru-baru ini sempat ramai menjadi bahan perbincangan masyarakat, terkait berita yang menerangkan tentang penemuan harta karun berupa emas yang berada di Nusa Tenggara Barat.

Dikutip dari cnbcindonesia.com pada Senin 25 April 2022, bahwa PT Sumbawa Timur Mining (STM) mengumumkan hasil perkiraan terbaru potensi sumber daya tembaga-emas Onto di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Angka perkiraaan tersebut potensinya diyakini luar biasa.

Sampai dengan Desember 2021, Sumbawa Timur Mining mencatat bahwa wilayah tersebut memiliki total potensi sumber daya mineral tertunjuk sebesar 1,1 miliar ton, dari jumlah tersebut rinciannya 0,96% Cu Tembaga dan 0,58 g/t Au Emas dan total potensi sumber daya mineral Tereka sebesar 1,0 miliar ton terdiri dari 0,7% tembaga dan 0,4 g/t emas.

Perkiraan potensi sumber daya mineral Onto per Desember 2021 meningkatkan sebesar 0,4 Miliar ton. Yaitu setara dengan peningkatan sebesar lebih 20% dibandingkan dengan per Desember 2019.

Bade Evans yang merupakan seorang Presiden Direktur STM mengatakan terkait potensi tersebut, sumber daya mineral ini mampu memberikan semangat kepada perusahaan, bahwa sumber daya mineral Onto mempunyai potensi yang dapat dikembangkan lebih lanjut lagi.

“Peningkatan potensi sumber daya mineral Onto sebesar 0,4 Miliar ton adalah hasil dari kerja keras dan komitmen tim di Proyek Hu’u selama dua tahun terakhir. Perkiraan terbaru ini juga telah memberikan optimisme bagi para pemegang saham STM dan seluruh tim STM,” ujar dia dalam konferensi pers Sabtu 23 April 2022.

Bede Evans menyebutkan baha pengeboran akan terus dilanjutkan pada 2022 dan seterusnya, hal tersebut untuk mendukung studi lebih lanjut dan menentukan ukuran, luas, dan karakteristik potensi sumber daya mineral Onto. Hal tersebut untuk memberikan data lebih lengkap untuk digunakan di berbagai studi teknik Proyek Hu’u.

STM telah melakukan kegiatan eksplorasi dalam kawasan KK Proyek Hu’u ini sejak 2010. Perkiraan potensi sumber daya mineral yang diumumkannya adalah hasil dari analisa 74 lubang pemboran, dengan total kedalaman 74.130 meter yang dibor ke dalam potensi sumber daya mineral Onto.

Total hingga saat ini, STM sudah menyelesaikan 108 lubang bor dengan total kedalaman 115.591 meter di dalam kawasan KK di Onto dan prospek lain sejak eksplorasi dimulai tahun 2010.

“Meskipun kami sangat gembira dengan pengumuman peningkatan dalam perkiraan potensi sumber daya mineral Onto, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mempelajari berbagai faktor teknis, lingkungan, sosial dan finansial sebagai bagian dari tahapan studi kelayakan yang sedang berlangsung,” ungkap Bade Evans.

Potensi sumber daya mineral Onto adalah bagian dari Proyek Hu’u milik STM, pemegang Kontrak Karya (KK) generasi ke-7 yang ditandatangani Pemerintah pada 19 Februari 1998.

Tempat ini berlokasi di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu dan Bima, Nusa Tenggara Barat. Saham STM mayoritas dimiliki oleh Vale S.A. sebesar 80%, melalui Eastern Star Resources Pty Ltd, dan sisanya dimiliki oleh PT Antam Tbk sebesar 20%.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.