Terkini.id, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, menyoroti pernyataan yang dilontarkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yakni Jenderal Dudung terhadap Habib Rizieq dan Bahar Smith.
Melalui video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Refly Harun mengingatkan agar Jenderal Dudung tidak cawe-cawe dalam politik sipil.
Diketahui sebelumnya, KSAD Dudung sempat meminta kepada Habib Rizieq dan Bahar Smith agar tidak bicara macam-macam. Hal itu diungkapkan Jenderal Dudung di Mabes TNI AD, pada Selasa 8 Februari 2022.
“Ini soal politik dan sayangnya melibatkan salah satu petinggi TNI. Harusnya saya katakan TNI tidak boleh masuk dalam wilayah ini,” kata Refly Harun.
Selain itu Refly juga menerangkan, bahwa yang dilakukan keduanya selama ini bukanlah tindakan macam-macam.
Habib Rizieq maupun Bahar Smith hanya menjalankan hak sebagai warga negara, mengkritisi pemerintahan Jokowi. Oleh karena itu, Refly meminta Jenderal Dudung tidak bawa perasaan alias baper.
- Jarang Puji Pemerintah dan Lebih Sering Mengkritik, Fadli Zon Akui Punya Alasan Sendiri
- Refly Harun Sebut Oligarki Lebih Berkuasa Daripada Presiden: Ada yang Mempresepsikan Lebih Berkuasa
- Refly Harun Bicarakan Skenario Jegal Anies Baswedan: Jadikan Tersangka
- Diusulkan Jadi Sekjen PBB, Refly Harun Singgung Kemampuan Bahasa Asing Jokowi
- Refly Harun Soroti Aktivitas Ganjar: Dia Sudah Kebelet untuk Kampanye Keliling Daerah
“Jadi kalau misalnya mereka mengajukan atau mengeluarkan pernyataan yang mengkritik pemerintahan ya memang itulah yang kerap dilakukan sebagai suara kritis dari masyarakat, sebagai representasi dari suara kritis masyarakat dan tidak perlu baper. Ini soal politik tak perlu baper,” sambung Refly.
Ia pun yakin jika KSAD Dudung terus menanggapi urusan politik sipil maka masalah akan panjang, sekalipun pendukung Jokowi akan membelanya.
Pakar Hukum tersebut lantas mengaitkan pribadi Jenderal Andika yang seharusnya dicontoh oleh Dudung yakni mempertahankan sikap profesionalisme TNI.
“Rasanya kita tidak pernah melihat Jenderal Andika cawe-cawe dalam isu politik sipil sejak jadi KSAD sampai menjadi Panglima TNI. Mudah-mudahan, paling tidak Jenderal Andika mempertahankan sikap seperti ini sebagai sebuah profesionalisme TNI,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
