Terkini.id – Perusahaan pertambangan didorong untuk tidak lagi membangun smelter Jenis RKEF. Jumlahnya sudah terlalu banyak. Di sisi lain, smelter Jenis HPAL masih sedikit di Indonedia.
Asosiasi Pertambangan Indonesia atau Indonesian Mining Association (IMA) menyampaikan, cadangan bijih nikel saprolite RI diproyeksikan hanya akan bertahan hingga 2029, jika seluruh proyek smelter —termasuk yang eksisting, dalam konstruksi, dan dalam perencanaan — beroperasi penuh.
Mengutip data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2022, cadangan bijih nikel saprolite —yang banyak digunakan untuk bahan baku baja nirkarat atau stainless steel — di Indonesia per 2022 mencapai 2,38 miliar ton.
Sementara itu, kebutuhan bijih saprolite per tahun mencapai 425,6 juta ton untuk smelter berbasis rotary kiln electric furnace (RKEF) atau pirometalurgi; baik yang telah beroperasi, dalam proses konstruksi, serta yang masih dalam tahap studi kelayakan atau feasibility studies (FS).
Bijih saprolite tersebut bakal diolah menjadi feronikel (FeNi) dengan kebutuhan per tahun sebanyak 286,1 juta ton, nickel pig iron (NPI) sejumlah 126,8 juta ton, dan nickel matte (Ni Matte) sebesar 12,6 juta ton.
- Polbangtan Kementan, Dorong Generasi Muda, Bangun Startup Pertanian dan Peternakan Kompetitif
- Kini Lebih Nyaman, Warung Pallumara dan Ayam Tolping Tanjung Pindah Lokasi di Sawerigading
- Pena Petrofin Awards 2026 Dorong Kolaborasi Media dan Industri Energi di Makassar
- Jaga Keamanan dan Kestabilan Ekonomi Menjelang Idul Adha, Bupati Rakor Dengan Forkopimda Jeneponto
- Pelindo Multi Terminal Siap Dukung Hilirisasi dan Komoditas Baru di Indonesia Timur
IMA mengutip data Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, di mana total smelter pirometalurgi yang beroperasi di Indonesia saat ini mencapai 44 unit, sedangkan yang dalam tahap konstruksi 25 unit, dan tahap FS 28 unit.
Dengan demikian, total proyek smelter RKEF yang menyedot pasokan saprolit di Indonesia mencapai 97 unit.
“Dengan menggunakan asumsi smelter pada tahap perencanaan selesai pada 2026, maka diproyeksikan cadangan bijih nikel saprolite hanya bertahan hingga 2029,” papar IMA dalam laporan Indonesian Mining Outlook Year 2023—2024, dikutip dari Bloomberg, Minggu (24/3/2024).
Nikel Limonite
Di sisi lain, cadangan bijih nikel jenis limonite yang menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) diproyeksikan masih sanggup bertahan hingga 2048.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
