Terkini, Makassar – Sulawesi Selatan tetap bisa tumbuh hingga 5,08 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year), pada triwulan ketiga 2024. Lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,95 persen.
Kondisi ini menunjukkan daerah terbesar di Pulau Sulawesi tersebut bisa tetap bertahan meminimalkan dampak buruk risiko ekonomi global.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel Wahyu Purnama menyampaikan, dua hal yang menjadi sumber pertumbuhan, yakni faktor eksternal dan ekonomi domestik, keduanya mencatat kinerja yang baik.
Konsumsi rumah tangga di Sulsel tumbuh kuat, dan menjadi kontributor ekonomi terbesar di daerah ini. Ada beberapa event, dan festival yang masif pada triwulan III 2024, didorong oleh belanja atau konsumsi rumah tangga.
“Momen pelaksanaan Pemilu juga mendorong pertumbuhan yang tinggi pada Konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT),” ungkap Wahyu Purnama, saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat 29 November 2024.
- Membangun Kekuatan, Membuka Jalan Kesejahteraan, Satgas TMMD ke-128 Bangun Talud, Jamin Infrastruktur Desa
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Latih Masyarakat Gunakan APAR
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Terima Penghargaan Nasional di Hari Otda 2026
- Satu-satunya dari Luar Jawa, Makassar Raih Predikat Kinerja Tertinggi di Hari Otda 2026
Selain ekonomi di sektor domestik, pertumbuhan ekonomi Sulsel juga banyak ditopang oleh eksternal, yakni kinerja ekspor yang membuat tingginya devisa.
“Kinerja ekspor tetap berdaya saing sejalan permintaan negara mitra dagang yang masih positif,” ungkap Wahyu.
Adapun pertemuan tahunan Bank Indonesia, digelar secara hybrid, dan di Makassar dihadiri oleh Sekda Provinsi Sulsel, Jufri Rahman serta sejumlah petinggi perusahaan di Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut, peserta juga menyaksikan helatan Pertemuan Tahunan skala nasional yang ditayangkan secara relay dari Grha Basvara Icchana, Kompleks Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.
Pertemuan nasional yang mengangkat tema ‘Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional’ itu dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
