Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026 berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel sebesar 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y), disertai peningkatan penyerapan tenaga kerja serta membaiknya kualitas pekerjaan masyarakat.Capaian tersebut menempatkan Sulsel tetap berada dalam tren pertumbuhan positif di tengah tantangan ekonomi global dan nasional
Meity Rahmatia menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar bersama KKSS dan mendorong konsolidasi jaringan ekonomi pengusaha Sulawesi Selatan untuk memperkuat kontribusi pembangunan daerah dan nasional.
Andi Rukman Nurdin Karumpa berharap Pertemuan Saudagar Bugis Makassar menjadi motor kolaborasi bisnis dan investasi serta mengapresiasi kepemimpinan Andi Amran Sulaiman di KKSS.
KADIN Sulawesi Selatan mendorong PSBM 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi mampu menjadi katalis investasi, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peran saudagar diaspora Bugis Makassar.
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada tahun 2026 tetap berada pada jalur stabil, meski dihadapkan pada sejumlah tantangan struktural, khususnya di sektor investasi dan infrastruktur.
Selama lebih dari lima dekade terakhir, perusahaan pertambangan berkelanjutan di Sulawesi, PT Vale Indonesia terus merawat upaya transisi energi hijau yang terbarukan.