Ini Seruan AJI ke Media Saat Liputan Kasus Virus Corona

Ilustrasi virus corona/ ist
Ilustrasi virus corona. Meresahkan dan telah memakan banyak korban, virus baru ini dikenal sebagai “2019-nCoV”, dipahami sebagai jenis baru virus corona yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia. / Istimewa

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengumumkan kepada publik ada dua warga negara Indonesia positif terkena virus Corona (Covid-19), Senin 2 Maret 2020.

Pada Undang-Undang Pers nomor 40 tahun 1999, pers nasional memiliki peran sebagai media informasi, pendidikan, dan kontrol sosial. Juga berkewajiban untuk memberikan informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Namun, perusahaan media harus ingat dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, para pemberi kerja harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja para jurnalis.

Maka dari itu, Aliansi Jurnalis Independen menyerukan:

  1. Perusahaan media wajib membekali alat kesehatan bagi jurnalis yang meliput perihal Covid-19.
  2. Media menjaga kerahasiaan identitas pasien dan keluarganya seperti nama lengkap dan alamat, guna menghindari kepanikan massal.
  3. Media menggunakan narasumber yang berkompeten dalam kasus Covid-19.
  4. Pers tidak mengutamakan sensasi dari korban dan keluarga.
  5. Pemerintah wajib memberikan informasi akurat, kredibel dan transparan dalam perkara Covid-19.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Penembakan Laskar FPI Tak Langgar HAM, Haikal Hassan: Sampai Ketemu di Pengadilan Allah SWT

Korban Jiwa Meninggal Gempa Sulbar Bertambah Jadi 84 Orang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar