Ini Sosok Ketua Pelaksana Formula E, Dulu Tukang Semir Kini Jadi Crazy Rich Tanjung Priok

Ini Sosok Ketua Pelaksana Formula E, Dulu Tukang Semir Kini Jadi Crazy Rich Tanjung Priok

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kabar mengenai pelaksanaan ajang balap mobil listrik bergengsi internasional Formula E atau Jakarta E-Prix kini telah mengalami perkembangan. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum lama ini memilih Ahmad Sahroni sebagai ketua pelaksana melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro). 

Dikutip dari Kompas TV, keputusan itu diambil Anies setelah pertemuannya dengan Co-founder Formula E Alberto Longo, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo, dan Sekjen IMI Ahmad Sahroni di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 24 November 2021.

“Jadi kegiatan Formula E nanti diselenggarakan sebagai sebuah kolaborasi. Akan ada ‘steering committee’ yang dipimpin langsung Pak Bambang Soesatyo (Ketua Umum IMI), lalu ‘organizing committee’ yang dipimpin Pak Sahroni dan operasional pelaksanaan akan dikerjakan Jakpro,” ucap Anies dalam keterangan resminya, Kamis 25 November 2021.

Pada kesempatan itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan persiapan untuk ajang internasional yang akan digelar 4 Juni 2022 tersebut berjalan baik.

Baca Juga

Nama Ahmad Sahroni, selama ini lebih dikenal sebagai Wakil Ketua Komisi III yang membidangi masalah hukum, dengan mitra kepolisian, kejaksaan dan kementerian hukum dan HAM. 

Lelaki kelahiran Tanjung Priok 8 Agustus 1977 ini, meniti karirnya dari seorang pengusaha yang kemudian bergabung dengan Partai Nasdem.

Roni, sapaanya,  sudah dua periode di DPR, sejak 2014 hingga sekarang. Selain posisi di DPR yang sangat strategis, di DPP Nasdem pun posisinya tak kalah mentereng, sebagai Bendahara Umum.

Namun, siapa sangka, kehidupan masa lalu Roni yang terbilang jauh dari kemewahan hidup. Dia berasal dari keluarga sederhana. Untuk membantu beban keluarga, dia pun tak segan menjadi tukang semir sepatu di utara Jakarta yang dekat dengan kekumuhan.

Tetapi berkat kerja keras dan ketekunan, Roni berhasil lepas dari kemiskinan bahkan menjadi salah seorang pengusaha kaya. Dia pun didapuk menjadi Ketua Ikatan Ferrari Indonesia, klub pemilik mobil  dengan logo “kuda jingkrak”, yang terkenal mewah dan mahal.

Dilihat dari situs partai nasdem, kepemimpinan Roni di tampuk klub elit itu, seakan memberi pesan, tak ada lagi ekslusivitas yang terikat pada kelas sosial di zaman modern ini. 

Siapa pun, dengan latar apa pun, bisa meraih apa saja ditawarkan oleh kemilau modernitas. 

“Asalkan dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, semuanya mungkin terjadi” ucap Ahmad Sahroni.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.