Terkini.id, Makassar – Menanggapi sejumlah pemberitaan terkait harta kekayaan miliknya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Andi Irwan Adnan angkat bicara.
Menurut Irwan apa yang menjadi harta gono gininya adalah berkat usaha dan kerja keras, serta warisan dari orang tuanya, bukan berasal dari sumber lain.
“Alhamdulillah, apa yang saya miliki adalah hasil kerja keras, usaha dan warisan, usaha saya adalah properti jual beli dan bangunan jual khusus ruko,” kata Irwan Adnan, Senin 26 April 2021.
Irwan menambahkan bahwa tidak seperti apa yang telah beredar di masyarakat, dimana sebagian pembaca (masyarakat) kota Makassar beranggapan bahwa harta kekayaan itu bersumber dari jabatannya sebagai Kepala Bapenda.
“Tidak ada kaitannya saya dengan jabatan saya. Sebelum jadi kepala dinas aja udah punya harta ada dari warisan orang tua dan harta saya sendiri,” terangnya.
- DPRD Mamasa Pelajari Tata Kelola Pajak dan Retribusi di Bapenda Makassar
- TP2DD Makassar 2026: Digitalisasi Jadi Strategi Utama Dongkrak PAD
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
- Bapenda Makassar Jadi Rujukan, BPKAD Merauke Datang Belajar Optimalisasi PAD
Irwan mengatakan harga aset kekayaannya dalam laporan harta kekayaan disesuaikan dengan harga pasar saat ini.
Aset yang ada sebelumnya kata dia menjadi naik sehingga kekayaannya terlihat melonjak naik.
“Soal kenaikannya disesuaikan dengan nilai sekarang harga pasar. Karena aset saya dan perolehannya itukan jauh sebelumnya saya menjadi Kepala Bapenda. Memang itu hasil usaha saya,” terangnya.
Lanjutnya, seluruh harta kekayaannya sudah melalui proses verifikasi di KPK. Ia mengaku heran dengan pihak-pihak yang mempertanyakan kekayaannya.
“Kekayaan saya sudah melalui tiga kali proses verifikasi di KPK. Saya heran terhadap pihak pihak yang mempertanyakan harta kekayaan saya,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
