Innalilahi, Kebakaran 7 Rumah di Soppeng Dua Orang Tewas Terpanggang

Kebakaran di Soppeng

Terkini.id, Soppeng – Kebakaran kembali terjadi di Lamajekko Kelurahan Batu-Batu Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Kamis 9 Januari 2020 malam sekitar pukul 23.30 WITA.

Akibat dari peristiwa tersebut terdapat tujuh unit rumah rata dengan tanah dan dikabarkan dua orang tewas terpanggang.

Adapun tujuh rumah warga yang rata dengan tanah itu masing-masing Hj. Indolan, ( 65 ), Kadilang (58), Saenab (40), Iwan (50), Nabe (65), dan Latappa (60) tahun.

Kebakaran tersebut diduga berasal dari salah satu rumah korban yang tiba- tiba muncul, sehingga rumah yang terbuat dari material kayu menyabakan api cepat membesar dan menjalar ke rumah korban lainnya.

Api bisa padam sekitar pukul 01.08 Wita dengan menggunakan bantuan 6 unit Damkar Soppeng dibantu oleh masyarakat setempat.

Kapolsek Marioriawa AKP Syamsuddin mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 Wita di Lamajekko Kelurahan  Batu-Batu yang mengahabisi 7 rumah dan dua warga ikut terpanggang.

“Kejadian sekitar pukul 23.30 Wita tadi malam.¬† Ada 7 unit rumah dan 2 orang anak dan ibu juga ikut terbakar. Penyababnya arus pendek, “ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, kerugian atas kejadian ini ditaksir ratusan juta rupiah.

Komentar

Rekomendasi

Diduga karena Antraks, Delapan Ekor Hewan Mati di Soppeng

Besok Tes CPNS Soppeng, Diskominfo Pastikan Jaringan Stabil

Gubernur Sulsel Minta Agar Toilet Eksklusif Bintang Lima Dibangun di Objek Wisata Lejja

Gubernur Sulsel Menikmati Sensasi Permandian Air Panas Lejja, Ini Manfaatnya

Supriansa : Empat Pilar Membuat Bangsa Kita Kuat

Soal Isu Kelelawar di Soppeng Mengandung Virus Corona, Ini Tanggapan Mantan Wabup Supriansa

Naas, Ibu dan Anak Tewas Kesetrum Listrik Saat Cuci Pakaian

Gandeng ZIS Indosat, IZI Sulsel Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Soppeng

Seorang Kades di Soppeng Diduga Mainkan Material Bangunan Rabat Beton

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar