Inspirasi dari David Linglei, Pria yang Sembuh dari Leukemia tanpa Kemoterapi

Terkini.id, Jakarta – Anda mungkin sudah akrab dengan istilah leukimia atau kanker darah.

Sejumlah kisah sedih orang yang meninggal atau tak punya lagi harapan hidup karena menderita penyakit mematikan ini.

Dilansir dari Intisari, leukemia merupakan kanker darah dan sumsum tulang, di mana keganasannya menyebabkan produksi abnormal sel-sel darah tertentu.

Ketika sel darah yang tidak sehat tersebut mengaliri sel-sel yang sehat, maka fungsi darah mulai terputus dan bisa terjadi gejala-gejala fisik.

Menurut National Institute of Health, penyakit ini bisa berkembang perlahan dan memburuk dari waktu ke waktu.

Nah, di balik cerita-cerita tragisnya orang yang menderita leukimia, rupanya ada juga orang yang punya pengalaman sembuh dari penyakit tersebut.

Pria bernama David Linglei bisa sembuh dari penyakit leukimia tersebut dalam dua tahun. Apa yang dia lakukan selama dua tahun itu?

Dikutip dari Sajian Sedap, David Lingle didiagnosis mengidap leukemia limfositik kronis (CLL) pada Oktober 2011.

Setelah melakukan tes sumsum tulang, Dia kemudian pergi ke ahli onkologi untuk diagnosa dan hasilnya mengatakan bahwa paling lama saya memiliki 10 tahun untuk hidup.

Namun pada bulan Agustus 2013, tes terakhirnya menunjukkan bahwa leukemia telah hilang hanya dalam waktu 2 tahun.

David memulai perjalanannya dengan penyembuhan pada hari yang sama ketika menerima diagnosis CLL.

Dilansir dari laman web Chris Beats Cancer, hal pertama yang dilakukan David adalah berdoa.

Kemudian dia pulang dan membersihkan dapurnya sendiri pada hari pertama dan mengubahnya jadi dapur vegan (dapur untuk vegetarian, dan berhenti total memakan produk hewani).

David menjadi seorang vegan dan makan sekitar 70% mentah dan 30% matang serta berhenti makan semua makanan olahan.

Untuk sarapan (dan makan siang) Ia makan minyak rami dan keju cottage dengan biji rami bubuk dan blueberry organik.

Ia juga minum satu cangkir teh hijau organik.

Selama 2 tahun itu, Dia juga minum enam jus 8 ons sehari.

Ia akan minum jus sayuran pada jam pertama dan barley grass atau rumput gandum berikutnya.

Jus yang sama yang dibuannya, semuanya organik termasuk wortel, bit dan akarnya, seledri, mentimun, peterseli, ketumbar, lemon, dan jahe.

Untuk makan siang David minum smoothie hijau yang terbuat dari daun selada, mentimun, zucchini, apel hijau, biji chia, cairan gula stevia untuk pemanis dan juga menambahkan beberapa oat dan alpukat untuk berat badan.

Ia juga minum teh hijau organik, dingin atau panas.

Untuk makan malam, biasanya David makan salad besar dengan daun selada, brokoli, bawang putih, bawang, mentimun, kacang mentah, dan zucchini.

Untuk camilan, Ia akan makan kacang brazil mentah, almond, dan kacang macadamia.

Kacang almond perlu direndam semalaman dan kemudian dikeringkan sebelum dimakan.

Selain makanan yang dijaga, David berkata kalau Ia suka melakukan pekerjaan di halaman dan kebun untuk berolahraga.

Tidak hanya itu, Ia juga mengajak anjing berjalan selama 30 menit sehari.

Hal utama menurutnya selama perjalanan penyembuhannya adalah keyakinan untuk sembuh dan membuat jus dan makan banyak sayuran hijau organik segar, kebanyakan mentah.

Itulah yang dilakukan David untuk sembuh dari penyakitnya, dan sukses. Bagaimana menurutmu?

Berita Terkait
Komentar
Terkini