Iron Drome, Senjata Israel yang Bikin Pangkalan Militer Rusia Tak Berdaya

Iron Drome, Senjata Israel yang Bikin Pangkalan Militer Rusia Tak Berdaya

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id – Situasi di Suriah semakin memanas. Belakangan, Rusia telah mengeluarkan peringatan keras kepada Israel agar tidak lagi melakukan serangan udara ke negara itu.

Bahkan, beberapa pekan lalu, jet tempur Rusia menggagalkan serangan pesawat tempur Israel yang sedang membombardir Suriah.

Meski berhadapan dengan Rusia, Israel tetap menggencarkan serangan ke Suriah secara berkala.

Israel diketahui punya sistem pertahanan udara yang tak kalah canggih dengan Rusia, yakni Iron Dome. Sistem pertahanan udara Israel ini bahkan disebut-sebut telah menguasai pangkalan  militer terbesar Rusia, Khmeimim yang berada di Suriah.

Iron Dome diketahui memiliki jangkauan pertahanan 250 kilometer hingga 350 kilometer. Dengan begitu, maka otomatis Pangkalan Khmeimim berada dalam daya jangkau Iron Dome.

Baca Juga

Jadi, semua aktivitas di Pangkalan Khmeimim dalam pengawasan ketat Tentara Nasional Israel (IDF). 
Dengan hal ini, jangankan untuk menyerang Israel, untuk bisa lepas landas dari pangkalan saja dipastikan jet tempur Rusia tak bakal mampu.

BMnews Minggu 9  Agustus 2020 mengabarkan Amerika Serikat dan Israel telah menjalin kerjasama terkait Iron Dome. 

Sehingga, seluruh hasil pengawasan IDF terhadap militer Rusia di Khmeimim akan didapatkan Washington dengan mudahnya.

Perlu diketahui, militer Rusia berada di Suriah atas undangan langsung Presiden Bashar al-Assad. 
Tujuannya untuk membantu keamanan Suriah usai lepas dari genggaman ISIS. Apalagi pemerintah Suriah membutuhkan kekuatan militer yang besar untuk menghancurkan para pemberontak yang masih gencar melakukan perlawanan senjata di beberapa wilayah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.