Terkini.id, Makassar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Irwan Djafar menilai kebijakan Pemerintah Kota Makassar untuk melanjutkan proyek pembangunan pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga sangat politis.
Proyek tersebut dinilai hanya mementingkan golongan tertentu saja, bukan kepentingan masyarakat banyak.
“Sebaiknya Penjabat Wali Kota menunda dulu itu pedestarian karena masih banyak hal yang lebih mendesak,” kata dia, Rabu, 2 September 2020.
Kendati proyek tersebut telah dianggarkan, Irwan menyebut dengan adanya pandemi Covid-19 saat ini seharusnya menjadi pertimbangan.
“Harusnya bisa diputuskan dengan bijak, saya tau itu sudah diputuskan dianggaran 2019, tapi pandemi seharusnya menjadi lebih diperhatikan,” ungkapnya.
- BSI Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa pada Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Sigi
- LAZ Hadji Kalla Sunat 188 Anak Duafa di Buton Tengah
- PT Vale Gandeng Sekolah dan Pemerintah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Pertumbuhan Simpanan dan Kredit Tetap Tinggi, LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan
- BAMUSI Sulsel Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Peringati Haul Bung Karno dan Hari Asyura
Politisi Nasdem ini pun meminta Penjabat Wali Kota Makassar untuk mempertimbangkan untuk melanjutkan proyek tersebut.
“Masih banyak jalan di perkampungan yang lebih membutuhkan perhatian, drainase yang macet, dan jalanan yang berlubang,” urainya.
Diketahui, kelanjutan proyek pembangunan pedestrian Jalan Metro Tanjung Bunga menelan anggaran sebesar Rp127 miliar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
