Isi Kekosongan Jabatan Direksi, Danny Pomanto Tunjuk Pejabat yang Sebelumnya Dicopot

Isi Kekosongan Jabatan Direksi, Danny Pomanto Tunjuk Pejabat yang Sebelumnya Dicopot

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Untuk mengisi kekosongan jabatan Direksi dan Dewan Pengawas Perusahaan Daerah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menunjuk beberapa pejabat yang sebelumnya telah dicopot.

Mereka terdiri dari komponen mantan direksi Perusda, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan akademisi.

Salah satunya adalah mantan Direksi Perusda yang periodenya berakhir pada 2019 lalu. Seperti Rizal Asjahad Rahman Mantan Dirops Terminal.

Ada juga beberapa orang yang telah dicopot lalu dimasukkan kembali sebagai tim Pj untuk mengelola Perusda selama enam bulan kedepan.

Seperti Dirut Perseroan Terbatas (PT) Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Qurani, dan Asdar Ali Dirut Keuangan PDAM dan Andi Fadly Fardiansyah Direktur Umum PD Parkir.

Ada perbedaan struktur atau tatanan direksi dari sebelumnya, di mana tidak ada istilah direktur utama, semuanya kolektif kolegial.

“Lima orang di PDAM berfungsi sebagai komisaris dan direksi. Komisaris itu Prof Ilmar dan Sekda (M Ansar), tiga sebagai direksi. Tidak ada direktur utama, kolektif kolegial,” kata Danny Pomanto, Rabu, 8 Desember 2021.

Jajaran komisaris adalah, Sekretaris Daerah Makassar M Ansar dan, Tim Ahli Wali Kota Makassar Aminuddin Ilmar. 

Nama Kepala Dinas Tenaga Kerja Makassar, Nielma Palamba juga masuk dalam jajaran komisaris, serta Benny Iskandar.

Danny berharap dalam jangka waktu enam bulan seluruh jajaran direksi baru ini bisa merampungkan payung hukum Perusda yang baru.

“Setelah sudah tertata baru dilelang. 6 bulan itu sudah selesai Perda dan konsepnya semua,” tegasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.