Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk melakukan transaksi jual beli jabatan.
“Saya meminta kepada siapa pun, khususnya ASN jangan percaya kalau ada yang menjanjikan jabatan. Apalagi, sampai meminta uang,” kata Danny Pomanto, Rabu, 3 Februari 2021.
Danny Pomanto tegas membantah jika ada tim Danny-Fatma yang melakukan jual beli jabatan.
“Tidak benar itu, Tidak ada tim kita (Danny-Fatma) yang seperti itu. Kalau ada seperti itu, kita akan laporkan ke aparat penegak hukum,” ujarnya.
Sementara, Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar Djusman AR mengakui telah menerima aduan langsung dari salah satu pejabat kelurahan di Kota Makassar.
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Direksi, Pasokan Air ke Wilayah Utara Mulai Meningkat
- Program Dosen Berkarya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Penguatan Kolaborasi Blue Economy di Pesisir Singkawang
- Asmo Sulsel Cetak Pelopor #Cari_Aman Lewat Safety Riding Competition 2026
- Tak Sekadar Terima Laporan, Wali Kota Appi Susuri Lorong Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga
Ia mengatakan pejabat tersebut mendapatkan tawaran posisi di bawah kabinet Danny-Fatma.
“Pejabat ini, datang ke saya mengadu. Katanya, dihubungi orang yang mengaku tim Danny-Fatma ditawari jabatan sebagai lurah. Caranya, cukup membayar Rp9 juta,” bebernya.
“Makanya, di depan orang ini, yang datang mengadu, saya konfirmasi langsung ke Pak Danny Pomanto, apakah itu benar ada seperti itu atau tidak. Lalu jawabannya, itu tidak benar dan diminta jangan percaya itu,” sambungnya kemudian.
Djusman mengatakan hal semacam ini mesti menjadi perhatian serius Danny Pomanto. Sekaligus menjadi catatan bagi tim transisi yang dibentuk Danny-Fatma.
“Pemerintah Danny-Fatma harus menjalankan pemerintahan yang bersih bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) atau good governance sesuai visi misi yang diusung,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
