Jadi Penentu, PKB Sodorkan Azhar Arsyad 02 di Pilgub Sulsel

Jadi Penentu, PKB Sodorkan Azhar Arsyad 02 di Pilgub Sulsel

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini, Makassar – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut-sebut menjadi partai terakhir yang akan menentukan arah usungan pada Pilgub Sulsel 2024.

Bahkan partai besutan Gus Muhaimin Iskandar ini, akan menjadi penentu apakah Pilgub Sulsel berlangsung head to head atau calon tunggal melawan kolom kosong.

Apalagi belakangan ini beredar isu bahwa adanya salah satu kandidat yang akan memborong banyak partai dan membentuk koalisi gemuk untuk melawan kolom kosong.

Sedangkan, PPP (8 kursi) dan PDIP (6 kursi) memilih tidak tertarik dengan wacana koalisi gemuk dan memilih mengusung Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto).

Hanya saja, kedua partai ini jika digabung hanya memiliki 14 kursi, sehingga belum mencukupkan syarat minimal 17 kursi untuk maju di Pilgub Sulsel.

Baca Juga

Danny Pomanto masih membutuhkan 3 kursi lagi untuk mencukupkan syarat minimal.

PKB dengan modal 8 kursi mejadi salah satu partai yang sampai hari ini belum menentukan sikap. sehingga menjadi penentu apakan Pilgub berlangsung head to head atau calon tunggal melawan kolom kosong.

Bahkan muncul wacana bahwa, Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad disodorkan 02 di Pilgub Sulsel, sebagai bargaining atau nilai tawar untuk mendapatkan kendaraan PKB.

Ketua Bappilu DPW PKB Sulsel, Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical mengatakan, Azhar Arsyad memungkinkan didorong maju di Pilgub Sulsel, meskipun awalnya PKB mendorong Azhar maju pada Pilwalkot Makassar 2024.

Apalagi PKB mengutamakan mengusung kader di momen Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

“Bisa saja Azhar menjadi calon wakil gubernur, kita tidak menutup ruang,” kata Deng Ical, di Warunk Soqta, Sabtu 27 Juli 2024.

Ditanya mengenai wacana calon tunggal melawan kolom kosong dan PKB menjadi partai yang bisa menggagalkan wacana tersebut.

“Iya PKB jadi penentu, tapi partai lain juga. Karena sampai hari ini baru satu partai yang keluarkan rekomendasi B1-KWK, itupun masih bisa berubah. Nanti dikatakan pasti ketika sudah terdaftar di KPU,” ujar Deng Ical.

Mengenai arah dukungan PKB, kata Ical, masih melihat situasi politik jelang pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulsel pada bulan Agustus 2024.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.