Jadwal Keseharian Presiden Bocor, Trump Dituding Lebih Sering Santai dan Ngetweet

Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (foto: nbcnews.com)

Terkini.id – Jadwal sehari-hari Presiden Amerika Serikat Donald Trump bocor. Dikabarkan oleh Axios, Trump disebutkan punya jadwal santai yang tertulis sebagai jadwal ‘eksekutif’.

Dalam pemberitaan tersebut, “waktu eksekutif” dalam agenda keseharian Presiden tersebut isinya berupa menelepon, membaca koran, berkicau di Twitter, hingga menonton televisi.

Disebutkan, Trump kebanyakan tidak punya agenda kerja saat pagi hingga pukul 11.00.

Pihak pemerintah pun mengatakan Trump sangat jengkel dengan kebocoran jadwal tersebut, dan memerintahkan pencarian pelaku di balik insiden pembocoran jadwal.

Selain itu, tentu saja Trump juga membantah tudingan tersebut.

Jelaskan Maksud ‘Waktu Eksekutif’

Dalam pernyataannya, Trump mengklarifikasi pemberitaan Axios pada pekan lalu tersebut yang membeberkan jadwal kerja presiden.

Mencoba meluruskan, Trump mengatakan bahwa waktu kosong tersebut harus dilihat secara “positif, bukan negatif.”

“Ketika frasa Waktu Eksekutif dipakai, saya benar-benar bekerja, tidak bersantai. Faktanya, saya mungkin bekerja berjam-jam lebih banyak dari presiden sebelumnya,” ujar Trump melalui Twitter.

Faktanya, kata dia, saat dirinya mengambil alih jabatan sebagai presiden, negara saat itu disebut hancur.

Trump kemudian membeberkan sejumlah masalah di negaranya kala ia menerima takhta dari Barack Obama, mulai dari kekurangan militer, perang berkepanjangan, potensi perang dengan Korea Utara, pajak tinggi, imigrasi, hingga layanan kesehatan.

“Saya tak punya pilihan selain bekerja berjam-jam!” tulis Trump lagi.

Dalam jadwal yang bocor ke media tersebut, kebanyakan Trump disebutkan tidak punya jadwal kerja sebelum pukul 11.00. Setelah itu, ia baru menerima pemaparan intelijen, kemudian jadwalnya kembali tak terlalu padat.

Kepala staf kepresidenan AS, Mick Mulvaney, kemudian menjelaskan bahwa “waktu eksekutif” yang dimaksud dalam jadwal itu sebenarnya dipergunakan dengan baik oleh Trump.

“Waktu eksekutif itu ada di jadwal untuk memungkinkan presiden mempersiapkan rapat selanjutnya, membahas rapat sebelumnya,” ucap Mulvaney kepada NBC.

“Banyak telepon mulai dari jam 06.30 dan akan terus ada hingga 23.00. Saya bisa pastikan bahwa beliau bekerja lebih dari yang ada di jadwal.”

Mulvaney mengatakan Trump sangat jengkel dengan kebocoran jadwal ini dan memerintahkan pencarian pihak di balik insiden ini.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Hajj Journey 2

ADA indikasi kuat bahwa haji atau amalan-amalan ritual di Tanah Haram sudah ada sejak awal turunnya manusia ke bumi ini. Hal itu terbukti dengan jejak-jejak
Opini

Hajj Journey

SAAT ini umat Islam di seluruh dunia bersiap-siap menyambut datangnya bulan haji. Bahkan saat ini pun musim haji yang penuh hiruk pikuk itu telah
Opini

Seni Perang Sun Tzu

UMUM menerima Sun Tzu sebagai jenderal besar, ahli strategi militer, dan ahli filsafat. Ia dipandang sebagai penulis buku klasik “The Art of War” yang
Opini

Sebab Kita Semua adalah Garuda

HARI ini kita menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah. Setelah semua kontestasi yang membuat bangsa ini terpolarisasi. Setelah hiruk pikuk perdebatan bahkan caci maki di media
Opini

Legalitas vs Moralitas

DALAM mendefenisikan kebenaran itu harus ada dua hal yang mendasari. Dasar legalitas (hukum) dan dasar moralitas (etika). Keduanya boleh jadi saling mengikat.Hukum tanpa moralitas
Opini

Keputusan Itu

SEBUAH keputusan itu tidak selamanya menyenangkan. Jangankan keputusan manusia, yang seringkali penuh dengan intrik kepentingan dan manipulasi.Keputusan Allah saja, jika tidak sesuai keinginan dan
Bisnis

Tutupnya Gerai Giant

GIANT itu dimiliki oleh Group Hero. Hero sendiri didirikan oleh MS Kurnia pada 23 Agustus 1971, namanya Hero Mini Supermarket yang bertempat di Jalan
Opini

Libra Bitcoin, Mata Uang Baru dari Facebook

BITCOIN memang belum bisa meruntuhkan mata uang. Bahkan sempat melemah. Tapi beberapa hari terakhir ini on fire lagi. Gara-gara Facebook bikin kejutan: meluncurkan 'mata