“Menanam itu bagus, tapi dalam jangka panjang. Yang lebih penting adalah edukasi. Tujuan menanam bukan sekadar menumbuhkan, tapi memberi kehidupan baru,” tegas Tavip.
PIC Program Aktif Positif LAZ Hadji Kalla, Kurniawan Jaya, menjelaskan, kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan prinsip ESG yang menjadi landasan di KALLA.
Gerakan tanam mangrove ini bukan hanya menyelamatkan pesisir, tetapi juga membentuk generasi yang peduli pada lingkungan dan masa depan.
“Zakat yang kami kelola, kami arahkan untuk mendukung program yang tidak hanya karitatif, tapi juga transformasional. Ini contoh nyata bahwa zakat bisa menjadi energi hijau yang menumbuhkan harapan,” tambahnya.
Program Aktif Positif merupakan inisiatif dari LAZ Hadji Kalla untuk mendukung kegiatan komunitas dan organisasi sosial yang memiliki semangat pemberdayaan dan keberlanjutan.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- TKIT Nurul Uswah Tandutedong Lepas 51 Anak Didik, Bupati Minta Anak Sidrap Berani Berkompetisi
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
- Korban Terseret Arus Sungai Rongkong di Luwu Utara Ditemukan Meninggal Dunia
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi Tengah Aman Pasca Gempa Magnitudo 6,7
Proposal program dapat diajukan melalui laman resmi Yayasan Hadji Kalla dan akan diseleksi untuk mendapatkan pendanaan zakat yang produktif dan tepat sasaran.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
