Terkini.id, Jakarta – Sejumlah daerah di Jakarta kembali dilanda banjir setelah diguyur hujan deras pada Minggu, 7 Februari 2021 malam lalu.
Berdasarkan keterangan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) banjir dengan ketinggian sedang berkisar antara 71-150 cm.
Banjir sedang ini terjadi di beberapa wilayah Jakarta seperti beberapa titik Cilitan dan Pejaten Timur.
Sementara itu, terdapat juga wilayah yang mengalami banjir parah dengan ketinggian di atas 150 cm.
Banjir terparah ini terjadi RT 4 dan RW 5 Kampung Melayu.
- Ratusan Pecinta Honda Scoopy Ramaikan Scoopy Night Culture Asmo Sulsel di Makassar
- Wujudkan Birokrasi Pelayanan Lebih Baik, Bupati Jeneponto Lantik 198 Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Buka Pelatihan Konseling Menyusui, Bupati Jeneponto Tegaskan Jangan Hanya Seremonial, Tapi Beri Manfaat Nyata
- Urban Billiard Tournament 2026 Resmi Bergulir, Hari Pertama Dipadati Peserta dan Penonton
- Sukacita Panen di Desa Lise, Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan
Sementara itu, beberapa daerah lain mengalami banjir tingkat rendah dengan ketinggian 10 hingga 70 cm.
Akibat banjir ini, rumah warga terendam dan aktivitas mereka menjadi terganggu.
Beberapa tokoh publik pun memberikan kritik pedas kepada Anies Baswedan.
Teddy Gusnaidi, Dewan Pakar dan Politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengatakan bahwa banjir di Jakarta masih terus terjadi karena Anies Baswedan tidak mau mengikuti program Ahok.
“@aniesbaswedan tidak mau ikuti program Ahok, bahkan sampah di kali kembali menumpuk. Makanya warga kebanjiran lagi.” demikan ungkapannya di akun twitter @TeddyGusnaidi.
Teddy menilai bahwa Ahok telah berhasil mengurangi titik banjir sehingga banyak warga yang tidak lagi merasakan banjir.
Ia menyayangkan Ahok tidak menjadi gubernur lagi.
“Ahok jadikan 2200 titik banjir menjadi 80 titik. Banyak warga yang tidak kebanjiran lagi. Ahok tinggal menyelesaikan 80 titik, saying beliau tidak lagi menjadi Gubernur,”tulisnya lagi di twitter.
Misan Samsuri, Penasihat Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI memilih menyampaikan kritik dengan cara lebih halus.
Dilansir dari detiknews, Misan Samsuri menyampaikan bawa sulit untuk menjadikan Jakarta sebagai daerah bebas banjir.
Namun, ia tetap menekankan tanggung jawab pemprov terhadap masyarakat terdampak banjir.
“Menurut saya, secara geografis agak sulit untuk menjadikan Jakarta sebagai kota bebas banjir. Kondisi existing Jakarta serta beban perilaku di masa lalu menjadi masalahnya, yang dapat dilakukan hanya meminimalisir luasan serta lama air tergenang,”imbuhnya .
“Selain itu, yang utama adalah bagaimana Pemprov bertanggung jawab kepada kehidupan masyarakat terdampak banjir agar tetap sehat dan tak terlalu susah dengan musibah ini,” tutur Misan Samsuri pada Senin, 8 Februari 2021.
Melalui akun twitternya, Dewi Tanjung menyalahkan Anies Baswedan atas banjir yang terjadi di Jakarta.
“Jakarta banjir, guys. Ini baru mau nyai komentari. Banjir Jakarta yang salah pasti Anies Baswedan gubernur seiman yang nggak becus kerja,” tulisanya di akun twitter @DTanjung15.
Dewi Tanjung juga menyinggung soal dana banjir dan juga dana covid-19 yang habis tanpa tahu rimbanya.
“Dana banjir entah ke mana larinya, dana Covid-19 juga habis nggak tahu rimbanya,” tulisnya.
Basri Baco, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta mengkritik bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak peduli banjir dan tidak berupaya mencegahnya.
“Itu artinya pemprov tidak peduli sama banjir, tidak mau berusaha supaya tidak banjir, tidak ada upaya mencari tahu penyebab banjir,” ungkap Basri Baco seperti dilansir dari detiknews.
Basri Baco juga menekankan bahwa Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta harus tegas terhadap jajarannya terkait penanganan masalah banjir.
“Gubernur harus tegas kepada SKPD yang bertanggungj awab, tidak bisa begini terus. Harus ada yang tanggung jawab atas kejadian yang berulang-ulang di titik yang sama terus,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
