Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, nama Giring Ganesha Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus mantan vokalis Nidji ini kembali menjadi perbincangan publik.
Sebelumnya, dalam acara puncak HUT ke-7 PSI beberapa hari lalu di hadapan Presiden Jokowi. Giring nampak menyinggung soal sosok pembohong dan intoleran.
Dalam hal ini, Giring Ganesha menyebut bahwa kemajuan yang dibangun oleh Presien Jokowi akan terancam jika Indonesia dipimpin oleh sosok pembohong.
“Ini akan terancam oleh bahaya laten bernama intoleransi. Kemajuan kita akan terancam jika kelak orang yang menggantikan Pak Jokowi adalah sosok yang punya rekam jejak menggunakan isu Sara dan menghalalkan segala cara untuk menang dalam pilkada,” kata Giring.
Dalam pernyataannya, Giring Ganesha sendri tidak menyebut siapa sosok pembohong tersebut.
- Wamen Kebudayaan Giring Ganesha Resmikan Kampus Lingkar, Dorong Ekosistem Kreatif di Makassar
- Menkominfo, Budi Arie Buka Suara Terkait Peluang Jadi Ketum PSI Gantikan Giring
- Ketum PSI Berikan Tips Hubungan Langgeng kepada Kaesang dan Erina, Jangan Cek HP Pasangan
- Ganjar Pranowo Siap Nyapres, Giring Ganesha: Bagus, Memang Sudah Seharusnya
- Giring PSI Yakin Capai 10 Juta Suara: Harus Dong! Jauh di Atas Ambang Batas
Namun ia menyatakan bahwa sosok itu ialah orang yang pernah dipecat Jokowi karena tak becus bekerja.
“Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga yang pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja, tidak berkompromi dengan orang yang menghalalkan segala cara,” ucapnya.
Spekulasi pun bermunculan mengenai siapa sosok yang disinggung Giring sebagai pembohong. Dikutip dari Galamedia. Rabu, 29 Desember 2021.
Rupanya, pernyataan Giring Ganesha tersebut kabarnya ditunjukkan kepada Anies Baswedan.
Usai aksinya tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belum lama ini juga mempertanyakan mengapa status pendidikan Ketua Umum Giring Ganesha menjadi perbincangan hangat publik.
Mengetahui hal tersebut, politisi Partai Demokrat, Cipta Panca lantas memberikan sindiran menohok pada PSI.
Melalui akun Twitter pribadinya @panca66, politisi Demokrat tersebut menilai, apabila PSI tidak ingin diserang balik maka partai tersebut juga seharusnya tidak menyerang seseorang.
“Lha Giring juga nyerang pribadi Anies. Jangan mewek deh,” ujarnya dilansir Galamedia dari akun Twitter @panca66.
“Kalau nga mau diserang balik jangan nyerang orang. Iya nga sih?,” sambungnya.
Unggahan Cipta Panca tersebut lantas turut dibajiri komentar beragam dari netizen.
“Wajar aja sih mewek @psi_id kan mereka partai bocil-bocil,” ucap akun @talonsong69.
“Giring ga ada bkat jd politikus. Cemen,” kata akun @NaiOrizha.
“Begitu di balas mewek,” kata akun @NTmRnwXhBYISrJ.
“Yg dilakukan si giring itu udh masuk ujaran kebencian kan.. tanpa laporan harusnya udh ditangkap tu org..tp mana bisa ya..kan piaraan..,” ujar akun @uniang_kemek.
“Emang dasar ketua PSi itu songo, gak mikir,” ucap akun @Syinyo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
