Terkini.id – Pembangunan jalur kereta api Makassar – Parepare terus berlanjut. Pemerintah juga sementara mempersiapkan infrastruktur pendukung yang terintegrasi.
Bahkan, Sekretaris Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulmafendi mengungkapkan bahwa pembangunan jalur kereta api Makassar – Parepare menjadi perhatian dan prioritas Menteri Perhubungan.
Sebelum datang ke Makassar, ia diwanti-wanti agar proyek tersebut bisa selesai sebelum tahun 2024.
“Akses jalan ke stasiun, angkutan menuju ke stasiun, itu semua harus terintegrasi. Mohon agar ini menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya, saat memimpin Rapat Persiapan Lanjutan Pembangunan Jalur Kereta Api Lintas Makassar – Parepare, di Toraja Hall Kantor Gubernur, Rabu, 20 Januari 2021.
Ia juga mengevaluasi mengenai proses pembebasan lahan. Dimana saat ini, terdapat 1.600 lebih bidang yang dikonsinyasi dan 800 bidang bisa diselesaikan.
- Langkah Maju Pendidikan Jeneponto, Pemkab Luncurkan Aplikasi SPMB, Wujudkan Pelayanan yang Modern dan Transparan
- 10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Wali Kota Munafri Pastikan Seleksi Transparan
- Jeneponto Perkuat Langkah Cegah Stunting, Gerakan Orang Tua Asuh dan Inovasi Barcode Peduli Resmi Diluncurkan
- Dispora Makassar Hadirkan YOUTIVE Inspire Educamp 2026, Ruang Tumbuh bagi Pemuda Inspiratif
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
“Pembebasan lahan ini harus terus kita dorong. Pemerintah daerah harus lebih massif melakukan pendekatan ke masyarakat,” kata Zulmafendi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengungkapkan, hadirnya kereta api Trans Sulawesi jalur Makassar – Parepare, bisa memperlancar akses ekonomi. Masyarakat sudah cukup lama menunggu beroperasinya moda transportasi tersebut.
“Kita ingin melakukan percepatan. Dengan koordinasi yang intens, tentu akan mengurangi miskomunikasi,” kata Abdul Hayat.
Ia mengungkapkan, salah satu kendala dalam pembangunan jalur kereta api ini adalah pembebasan lahan. Selanjutnya, infrastruktur pendukung terintegrasi, seperti stasiun juga jalan menuju stasiun yang harus dituntaskan pemerintah.
“Stasiun harus jelas. Kemudian jalan pendukung. Ini semua butuh kepastian,” ungkapnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Kepala BPN Makassar, Wakil Wali Kota Parepare, dan perwakilan pemerintah daerah yang dilalui jalur kereta api Makassar – Parepare.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
