Jelang Pilkada, Satgas Covid-19 Makassar Sarankan TPS Khusus Warga Positif Covid-19

M Sabri
Wakil Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 M Sabri

Terkini.id, Makassar – Wakil Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 M Sabri menyarankan adanya TPS khusus bagi pasien yang terpapar Covid-19. Hal itu untuk mencegah adanya klaster baru di bilik suara.

Sabri mengatakan, seyogyanya setiap kecamatan mempunyai TPS khusus untuk pasien yang terpapar Covid-19, terutama di wilayah tertinggi penularan Covid-19.

Bila mengacu pada data dinas kesehatan, penularan episentrum di Makassar adalah Kecamatan Rappocini, Tamalanrea, Tamalate, Biringkanaya, Panankukkang dan Manggala.

“Kalau menurut saya begitu, karena kita takutnya nanti kalau tidak begitu akan menjadi kluster baru, jadi saran saya harus ada TPS khusus bagi mereka yang terpapar covid-19,” kata Sabri, Minggu, 25 Oktober 2020.

Menurutnya, data masyarakat yang terpapar Covid-19 jelang pencoblosan akan dibagi lantas memutuskan jumlah TPS khusus.

Menarik untuk Anda:

“Jadi kita tidak boleh dulu tentukan berapa TPS khusus nanti, sebelum kita tahu berapa jumlah masyarakat terpapar menjelang pencoblosan, jadi kita by data,” kata dia.

Sabri menegaskan Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar menjamin pemilih yang berstatus suspect dan positif tetap memiliki hak pilih.

Ia menegaskan hak masyarakat untuk memilih tidak boleh diganggu gugat oleh siapa pun, sepanjang mereka adalah warga negara yang sah.

“Jadi kalau ada yang terpapar Covid-19 dan memang bisa carikan solusi kenapa tidak, sedangkan orang sakit saja bisa diobati. Jadi diliat ketika nanti tim satgas memutuskan seperti apa,” kata Sabri.

Oleh karena itu, Sabri mengatakan hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Tim Satgas Covid-19 Makassar untuk segera memutuskan persoalan tersebut.

“Nanti akan kami sampaikan ke pimpinan kemudian memutuskan seperti apa antisipasinya,” ungkapnya.

Sebab, kata dia, semua warga negara, baik  dalam keadaan sakit, atau sedang berobat memiliki hak suara. 

“Jadi kita pasti akan siapkan sarana yang sesuai untuk mereka sehingga mereka dapat menyalurkan hak suaranya. Satu sisi tim satgas juga menjaga agar mereka tidak menularkan ke orang lain,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Update Pasien Meninggal Covid-19 per 30 November: Tambah 130 Orang dalam Sehari

Gelar Rakor Pilkada Serentak, Pemprov Jatim Sepakat Cegah Klaster Baru Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar