Terkini, Jeneponto – Salah seorang Ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan tak mampu berdiri lantaran diduga dijambret, Jumat, 14 Juni 2024.
Video siaran langsung peristiwa itu viral di media sosial Facebook, yang disiarkan langsung oleh pemilik akun @Mhirnafathir Mhirnafathir.
Dalam siaran langsung itu, terlihat korban sedang tak berdaya di are kebun yang terletak dipinggir jalan. @Mhirnafathir Mhirnafathir pun mengatakan dalam video itu Ibu rumah tangga atas nama Jus dijambret.
“Kale kalengna la mangei ri pengadaianga kodong (Sendiri mau pergi di pegadaian kasihan),” kata @Mhirnafathir Mhirnafathir.
Korban tidak bisa berdiri lantaran ditendang oleh penjambret saat menarik tas korban hingga terjatuh.
- Syaharuddin Alrif Lepas Atlet Porsenijar PGRI Sidrap ke Lomba
- Four Points by Sheraton Makassar Gelar Nobar FIFA World Cup Gratis di Best Brews 24 Jam
- Wujudkan Good Corporate Governance, PJM Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan di Seluruh Grup
- RSUP Dr. Wahidin Makassar Catat Sejarah Baru Lewat Keberhasilan Transplantasi Ginjal Ketiga
- Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan Desa
“Tidak bisa berdiri, karena jatuh dan ditimpah motor, putus tali tasku, saya tidak kenal karena pake topengki,” kata korban.
Menurutnya, Ibu rumah tangga itu kehilangan tas/dompet yang berisikan uang kurang lebih Rp 2 juta.
“Uangnya lebih 2 juta dan kunci motornya dibawa lari penjambret,” ungkap @Mhirnafathir Mhirnafathir dalam video siarang langsungnya.
Dalam video siaran langsung @Mhirnafathir Mhirnafathir, terdengar seorang laki-laki melaporkan kejadian itu kepada seseorang yang bernama Pak Rahim.
“Ada orang dicopet disini pak,” kata seorang laki-laki dalam video tersebut kepada orang yang dia telpon, namun hanya diarahkan untuk melapor ke Polisi.
Terlihat Ibu rumah tangga yang menjadi korban jambret mengalami luka pada kaki kanannya sehingga tidak bisa berdiri.
Namun saat Terkini mengkonfirmasi ke Kapolsek Tamalatea, AKP. H. Suhardi, ia mengaku belum ada laporan masuk di kantornya.
“Belum ada masuk laporannya,” kata AKP H Suhardi saat dikonfirmasi lewat telpon whatsappnya, Jumat, 14 Juni 2024 malam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
