Terkini.id, Jakarta – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengusir pelatih biliar Khoiruddin Aritonang alias Coki karena tak tepuk tangan ketika Edy menyampaikan sambutan.
Insiden pengusiran tersebut terjadi pada Senin 27 Desember 2021 di tengah acara pembagian bonus PON XX Papu Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas gubernur di Medan.
Saat dijumpai usai acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat Sumut oleh Kementerian ART di rumah dinasnya pada Selasa, 28 Desember 2021. Edy mengaku menjewer Coki karena sayang.
“Jewer sayang itu namanya,” kata Edy.
Saat ditanya pertanyaan lain tentang insiden jewer sayang tersebut Edy enggan menjawabnya dan memilih menjawab pertanyaan lain.
- Soal Holywings, Bobby Nasution: Jangan Ikut Nutup Tapi Landasannya Nggak Kuat
- Buat Marah Ukraina, Gubernur Sumut: Kalau Saya Putin, Ukraina Diserang Sejak 3 Tahun Lalu!
- Edy Rahmayadi: Andai Saya Putin, Ukraina Saya Serang Sejak Dulu
- Bah! Kedatangan Ketum Demokrat ke Sumut tak Disambut Gubernur Edy Rahmayadi, sebagai Capres AHY kok Bangga?
- 1,1 Juta Kilogram Minyak Goreng Ditimbun, Gubernur Sumut: Jangan Coba-coba Bermain di Atas Penderitaan Rakyat!
“Nanti kita jawablah ini.Ini urusan tanah dulu,” jawab Edy dilansir dari kompastv. Rabu, 29 Desember 2021.
Meski Edy mengatakan jeweran tersebut adalah tanda kasih sayang, namun dia terlanjur emosi.
Namun peristiwa itu masih membekas di pikiran Coki. Dia merasa dipermalukan di depan umum lantaran diusir hanya karena tak tepuk tangan saat Edy menyampaikan sambutan.
Coki juga menyebut dirinya tidak tertidur di tengah acara. Dia mengaku tidak bertepuk tangan karena sambutan Edy biasa saja.
“Sampai di atas, pertanyaan kenapa kamu tidak tepuk tangan saat saya berbicara. Aku bingung, harus aku tepuk tangankan,” kata Coki.
“Baru kali ini lihat pemimpin, orang tidak tepuk tangan (saat) dia capak, dia marah,” kata dia.
Terlebih tak ada hal luar biasa yang dilakukan dan Edy selama menjabat sebagai gubernur.
“Bukan ada program spektakuler dia lakukan dia bicara di situ. Kecuali, ada program spektakuler yang dimunculkan, aku tidak tangan wwaajarlah di tersinggung,” tambah Coki.
Menurut Coki, saat itu bukan hanya dirinya yang dimaki-maki oleh Gubernut, tetapi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut Ardan Noor dan Ketua Koni Sumut Jhon Ismadi Lubis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
