Masuk

Slogan Baru dan Strategi Baru? Jokowi 3 Periode Diganti Jadi 2024 Bersama Jokowi

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sebuah akun media sosial Twitter bernama @PartaiSocmed mengunggah fakta baru yang diduga sebagai aksi kampanye diam-diam yang dilakukan oleh Presiden Jokowi.

Dilansir dari akun Twitter @PartaiSocmed, Senin 13 Juni 2022, akun tersebut mengunggah sebuah foto beberapa orang memakai baju dengan tulisan ‘Satu Sikap 2024 Bersama Jokowi’.

Menurut akun Twitter @PartaiSocmed, slogan 2024 bersama Jokowi merupakan perubahan strategi kampanye yang diduga dilakukan oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Baca Juga: Viral Fans Jepang Bersihkan Sampah Stadion di Piala Dunia Qatar, Ternyata Ini Alasannya

“Sekarang gayanya lebih soft, jika sebelumnya ‘Jokowi 3 Periode‘ sekarang jadi 2024 bersama Jokowi,” tulis akun Twitter @PartaiSocmed, dilihat senin 13 Juni 2022.

Lebih lanjut lagi, jika dilihat dari kalimatnya, memang terdapat nada yang berbeda namun sebenarnya memiliki maksud yang sama.

Maksud tersebut adalah melancarkan misi untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Harapan Jokowi dalam Acara Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah

“Intinya sama2 untuk melanggengkan kekuasaan dgn segala cara, termasuk mengamandemen konstitusi,” lanjut akun Twitter @PartaiSocmed.

Diketahui beberapa orang yang tampak dalam foto kaos 2024 bersama Jokowi tersebut mengaku telah dibayar sebesar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

“Info yg kami dapat masing2 penerima kaos dikasih uang 100-150 ribu,” ungkap akun Twitter @PartaiSocmed.

Fakta Baru Soal Kampanye yang Diduga Dilakukan Oleh Presiden Jokowi (screenshot dari akun Twitter @PartaiSocmed)

Sebagai informasi, sebelumnya Presiden Jokowi telah mengakui bahwa dirinya mendengar isu Jokowi 3 periode.

Baca Juga: Viral, Seorang Wanita Cegat Mobil Presiden Jokowi di Bali

“Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar,” tutur Jokowi, dikutip dari detik.com, Senin 13 Juni 2022.

Namun demikian, Presiden Jokowi menegaskan bahwa dirinya akan mematuhi aturan konstitusi terkait pembatasan masa jabatan seorang Presiden Republik Indonesia.

“Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya,” tegas Jokowi.