Terkini.id, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal wacana pemerintah memulangkan Warga Negara Indonesia (WNI) eks jaringan terorisme ISIS kembali ke Tanah Air.
Menurut Jokowi, dirinya mengaku tak setuju dengan wacana tersebut. Namun hal itu, kata dia, masih sementara dibahas oleh pemerintah lewat rapat tertutup.
“Kalau bertanya pada saya, ini belum ratasloya, kalau bertanya pada saya, saya akan bilang ‘tidak’. Tapi masih dirataskan,” ujar Jokowi, seperti dilansir dari Detik, Rabu, 5 Februari 2020.
Pemerintah, kata Jokowi, harus memastikan terkait rencana tersebut lewat perhitungan dan pertimbangan yang matang.
- Proyek Strategis Nasional Bendungan Lausimeme yang Diresmikan Jokowi Digarap Perusahaan Konstruksi KALLA
- PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip saat Jokowi Resmikan RS Vertikal Makassar
- Andil Andi Sudirman Sulaiman di Balik Rumah Sakit OJK yang Akan Diresmikan Jokowi di Makassar
- Dua Putra Asal Kabupaten Pangkep Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI AD
- Presiden Jokowi Pantau Pemberian Bantuan 300 Unit Pompa untuk Petani di Bone
“Kita ini pastikan harus semuanya lewat perhitungan kalkulasi plus minusnya semuanya dihitung secara detail dan keputusan itu pasti kita ambil di dalam ratas setelah mendengarkan dari kementerian-kementerian dalam menyampaikan. Hitung-hitungannya,” jelasnya.
Wacana memulangkan WNI eks ISIS ini, kata Jokowi, harus dipertimbangkan secara jelas. Baik keuntungan maupun kelebihannya jika rencana itu dilakukan pemerintah.
“Sampai saat ini masih dalam proses pembahasan, dan nanti sebentar lagi kita akan putuskan kalau sudah dirataskan. semuanya masih dalam proses, plus dan minusnya,” ujar Jokowi.
Sebelumnya, hal senada juga diungkapkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud Md.
Pihaknya, kata Mahfud, telah membentuk tim untuk mengkaji positif dan negatif terkait wacana pemulangan itu.
“Tim tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius. Tim dibentuk untuk menentukan kepastian akan dipulangkan atau tidak,” ujar Mahfud.
Mahfud memastikan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan dari pemerintah tentang pemulangan WNI eks ISIS ke Indonesia.
“Belum ada yang dipulangkan dan masih dianalisis baik-buruknya apakah akan dipulangkan atau tidak. Tapi sampai detik ini belum ada keputusan dipulangkan,” ujar Mahfud.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
