Terkini.id, Jakarta – Beberala politisi Partai Demokrat menanggapi soal target Presiden Joko Widodo untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 7% di kuartal II tahun 2021.
Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis menilai bahwa target Presiden Jokowi itu tidak realistis.
Hasbil berargumen bahwa Purchasing Manager Indeks (PMI) Indonesia saat ini masih di bawah 55.00. Maka, mana mungkin ekonomi bisa tumbuh sebanyak yang ditargetkan Jokowi.
“Bagaimana mungkin Ekonomi Indonesia bisa tumbuh 7% sedangkan purchasing Manager Index (PMI) kita masih di bawah 55.00?” cuit @Hasbil_Lbs pada Sabtu, 17 April 2021.
“Atas dasar apa Pak Presiden optimis di angka 7%? Optimis boleh tapi realistis jauh lebih enak didengar, Napak!” lanjutnya.
- Usai Dilantik Presiden Jokowi, Kepala BPOM Taruna Ikrar Langsung Tancap Gas
- Putri Mantan Bupati Bantaeng Sambut Presiden Jokowi
- Kunjungi Desa Layoa, Presiden Jokowi Jalan di Atas Slag Nikel Huadi Group
- Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar
- Presiden Jokowi Makan Siang di RM Aroma Laut Bantaeng
Cuitan Hasbil itu lalu di-retweet oleh Deputi Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan.
Sepakat dengan Hasbil, Ricky menyindir bahwa Presiden Jokowi hanya mengumbar janji-janji indah.
“Pemimpin Pengumbar janji surga,” cuit @RicKY_KCh.
Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief juga melontarkan hal senada bahwa target 7% itu mustahil.
“Ya gak mungkin kalau 7 persen. Keadaan normal saja sulit. Apakah para ekonom akan membiarkan ini?” cuit @Andiarief__ pada Kamis, 15 April 2021.
Adapun sebelumnya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa kuartal II merupakan periode penentu bagi pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2021 ini.
“Hati-hati di kuartal II tahun ini, berarti bulan April, Mei, Juni ini sangat menentukan sekali pertumbuhan ekonomi kita bisa melompat naik atau tidak. Kalau tidak, kuartal berikutnya kita akan betul-betul sangat berat,” ujar Jokowi Rabu, 14 April 2021, dilansir dari Republika.
Demi mencapai target pertumbuhan ekonomi positif sepanjang 2021, Jokowi pun memasang target ekonomi bisa tumbuh di atas 7 persen pada kuartal II.
“Kita harus bisa meningkatkan paling tidak di atas 7 persen di kuartal II. Bukan barang yang mudah. Tetapi kalau (ada) dukungan dari daerah, saya yakin ini menjadi sesuatu yang mudah. Karena begitu di kuartal II bisa mencapai angka itu, kuartal berikutnya akan lebih mudah,” jelas Jokowi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
