Kembali Sentil Presiden, Amien Rais: Semua Salah, yang Benar Cuma Rezim!

Terkini.id, Jakarta – Politisi senior Amien Rais baru-baru ini menjadi bintang tamu di kanal Youtube milik jurnali Arief Munandar atau yang akrab disapa Bang Arief.

Dalam video yang diunggah kanal Bang Arief, Amien Rais berdiskusi dengan Bang Arief mengenai kondisi dunia politik di Indonesia saat ini.

Pada awal video, Amien Rais sempat mengungkapkan mengenai tujuan dan langkah selanjutnya dalam membangun Partai Ummat.

Baca Juga: Minta Maaf kepada Palestina, Andi Arief: Pemerintah Kami Tidak Terlalu...

Amien Rais kemudian membeberkan bahwa dirinya sempat mengalami kebimbangan dalam membangun PAN.

Hal itu dikatakan Amien berbeda saat dia mendirikan Partai Ummat.

Baca Juga: Jokowi Diminta Bicara Soal Wafatnya Tengku Zul, Politisi PDIP: Emang...

Amien Rais meyakini dengan adanya Partai Ummat, umat Islam di Indonesia bahkan dunia bisa terlindungi.

Selanjutnya, Amien menyinggung masalah demokrasi di Indonesia usai dilempari pertanyaan dari Bang Arief.

Mantan Ketua MPR RI ini menai bahwa demokrasi di Indonesia sekarang sangat rusak.

Baca Juga: Hoaks Jokowi Mudik ke Solo, Yusuf Muhammad: Kadrun Memang Otaknya...

“Demokrasi kita ini makin rusak,” tutur Amien Rais dikutip dari Pikiran Rakyat, Sabtu, 3 April 2021.

Amien kemudian membandingkan periode kini dengan era Presiden ke-2 RI yakni Soeharto.

Pada zaman Soeharto, kata Amien, semua urusan ada di tangan Soeharto meski bentuk pemerintahan kita republik.

“Jadi dulu keberatan kita pada orde baru namanya Republik tapi Presiden seperti kepala Kingdom (kerajaan), apapun di tangan Pak Harto (Soeharto),” papar Amien.

Meski memiliki kekuatan sebagai seorang ‘raja’, Amien menilai Soeharto masih beretika meski memiliki kekuatan yang ia maksud tadi.

“Tapi dulu Pak Harto itu kuat tapi masih ada etika, tapi kalau sekarang ini saya tidak tahu apa istilahnya,” ucap Amien Rais.

Amien akhirnya memberi penilaian perihal Indonesia sekarang, di mana ia menilai bahwa rezim sekarang suka ‘tutup mata dan tutup telinga’.

Siapapun yang mengkritik rezim ini, kata Amien Rais, akan dicari pasal yang dapat menjerat orang tersebut.

“Tutup mata, tutup telinga semua keliru yang benar cuma rezim, semua yang berani mengkritik akan dicari pasalnya,” tutur Amien Rais.

Hal itu dianggap menyedihkan oleh Amien Rais.

Ia mengatakan bahwa sosok yang ia sebut Pak Lurah sudah tidak melaksanakan tugasnya sebagai presiden.

“Ini menyedihkan karena menurut saya Pak Lurah ini, sudah tidak melaksanakan sebagai Presiden,” pungkas Amien Rais.

Bagikan