Munarman Sayangkan Teroris Ditembak Mati, Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Teroris di Tanah Air!

Terkini.id, Jakarta – Penembakan mati teroris ZA yang menyerang Mabes Polri di Jakarta pada Rabu sore kemarin menuai pro dan kontra. 

Beberapa beranggapan bahwa menembak mati sang teroris merupakan keputusan yang disayangkan.

Salah satunya yang menganggap demikian adalah Munarman, mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI). 

Baca Juga: Sebut Jokowi Harusnya Buka Suara atas Meninggalnya Tengku Zul, Rocky...

Menyoroti pihak polisi yang menembak mati teroris ZA, Munarman menyebut bahwasanya harga nyawa di Indonesia terlalu murah. 

Menurutnya, pihak kepolisian seharusnya bisa “melumpuhkan” teroris ZA tanpa harus melakukan tembak mati, terlebih pelaku adalah seorang perempuan. 

Baca Juga: Lebaran Tanpa HRS dan Munarman, Ketum PA 212: Saya Sedih...

“Apalagi, kan, ini perempuan. Bisa dilakukan penembakan pelumpuhan itu pada kaki. Katakanlah pada tangan, katakanlah dia pemegang senjata bisa di bagian tangannya,” tutur Munarman dalam kanal YouTube Refly Harun pada Kamis, 1 April 2021, dikutip terkini.id dari Tribunnews. 

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo alias Jokowi justru berkata sebaliknya terkait aksi terorisme yang terjadi di Mabes Polri pada Rabu sore kemarin, 31 Maret 2021.

Presiden Republik Indonesia itu menegaskan bahwasanya tak ada tempat bagi terorisme di Indonesia. 

Baca Juga: Sebut Presiden Jokowi Anjing, Netizen: Ibu dan Istrinya Betina Pelacur

“Saya tegaskan sekali lagi tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air!” tegas Presiden Jokowi melalui tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 1 April 2021.

Presiden Jokowi meminta kepada segenap masyarakat Indonesia untuk tetap tenang menyikapi peristiwa ini, tetapi juga waspada.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh Tanah Air agar semuanya tetap tenang, tapi juga waspada.”

Presiden Jokowi mengaku telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kita semuanya bersatu melawan terorisme,” pungkas Presiden Jokowi.

Bagikan