Terkini.id, Jakarta – Saat ini, dunia sedang mengalami fase disrupsi di bidang pangan dan energi yang menyebabkan ketidakstabilan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menghadapi situasi disrupsi pangan dan energi meminta kepada menterinya untuk fokus terhadap dua hal tersebut.
Presiden Jokowi lantas meminta kepada Menteri yang mengurusi bidang pangan dan energi untuk lebih memperhatikan mengenai pengan dan energi.
Sehingga dengan diperhatikannya kedua hal tersebut, menurut Presiden Jokowi hal-hal tidak yang tidak diinginkan pun bisa terhindarkan.
“Situasi dunia sedang terdisrupsi di bidang pangan dan energi. Karena inilah, saya menekankan agar para Menteri, utamanya yang mengurusi bidang energi dan pangan, bisa fokus menangani dua hal tersebut. Jangan sampai kita terpeleset di dua bidang itu”, kata Jokowi, dikutip dari keterangan resminya, Rabu 13 Juli 2022.

Perang Rusia dan Ukraina disebut-sebut menjadi salah satu penyebab dari disrupsi pangan dan energi secara global.
Sebelumnya, Menteri keuangan, Sri Mulyani juga pernah menyebutkan bahwa ancaman terbesar dari perang Rusia dan Ukraina adalah krisis pangan dan energi yang lebih parah di seluruh penjuru dunia.
“Disrupsi supply ini harus terus kita antisipasi karena ini bukan krisis jangka pendek. Ini merupakan krisis yang cukup structural di level global. Maka dari itu, resikonya perlu diantisipasi di bidang pangan dan energi dengan menggunakan strategi APBN maupun non APBN”, kata Sri Mulyani.
Krisis pangan dan energi akan menjadi tantangan kedepannya untuk pemerintahan. Sehingga, menurut Sri Mulyani, fokus belanja pemerintah kedepannya adalah ketahanan pangan dan energi.
“Belanja ketahanan pangan dan keamanan pangan dilanjutkan, baik untuk program di bidang pertanian seperti padi, jagung, bahkan kedelai dan tentu minyak sawit atau crude palm oil (CPO)”, jelas Sri Mulyani.
Strategi dalam mengahadapi situasi ini pun akan terus dilakukan dengan mendorong diversivikasi konsumsi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
