Jokowi Tolak Permintaan Bantuan Senjata Ukraina, Nicho: Malah Minta Bantuan Kang Utang Boro-boro Mau Bantu Rakyatnya Aja Dipalak

Jokowi Tolak Permintaan Bantuan Senjata Ukraina, Nicho: Malah Minta Bantuan Kang Utang Boro-boro Mau Bantu Rakyatnya Aja Dipalak

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo menolak permintaan bantuan senjata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy dengan alasan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

Menanggapi kabar penolakan Presiden Joko Widodo terkait permintaan bantuan senjata, aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi mengatakan bahwa Presiden Ukraina minta bantuan kepada orang yang tidak tepat, pasalnya menurut Nicho, pemerintah saat ini gemar memalak rakyatnya sendiri dengan berbagai cara.

Dia mengatakan bahwa seharusnya Presiden Ukraina tidak meminta bantuan kepada ‘Tukang Utang’ yang nyatanya rakyat sendiri tidak mampu disejahterakan.

“Presiden ukraina ini emang ga ada otaknya, bodohnya itu malah minta bantuan dengan kang utang? Boro-boro mau bantu senjata wong Rakyatnya aja dipalak dengan berbagai cara dan terakhir itu dengan menaikkan harga BBM TDL sembako hingga PPN. Mending minta Esemka aja, ia ga sih?”, tulis Nicho Silalahi, dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu, 30 April 2022.

Jokowi Tolak Permintaan Bantuan Senjata Ukraina, Nicho: Malah Minta Bantuan Kang Utang Boro-boro Mau Bantu Rakyatnya Aja Dipalak

Sebelumnya, Jokowi menegaskan tidak akan memberikan bantuan senjata kepada Ukraina karena alasan politik luar negeri Indonesia bebas aktif.

Baca Juga

“Saya menegaskan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia, dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain”, kata Jokowi, dikutip dari laman CNN Indonesia, Jumat 29 April 2022.

Namun kendati permintaan bantuan persenjataan ditolak Jokowi, dia menawarkan untuk membantu dari segi kemanusiaan sebagai ganti atas penolakan bantuan persenjataan.

Selain itu, Jokowi mengundang Zelensky untuk hadir pada Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselengarakan pada November 2022 di Bali. Jokowi berpendapat bahwa penyelesaian perang antara Rusia dan Ukraina akan membantu pemulihan ekonomi dunia.

“Kemarin saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20”, ujar Jokowi.

Jokowi berkomunikasi dengan Zelensky melalui sambungan telepon, dia kemudian mengunggah sebagian isi pembicaraannya dengan Zelensky di Twitter.

Tak hanya Zelensky yang diundang Jokowi untuk menghadiri KTT G20, namun dia juga mengundang Vladimir Putin, Presiden Rusia.

Sebagai informasi, sebelumnya Rusia melakukan invasi ke Ukraina yang berdampak pada kekacauan ekonomi global. Dugaan penyebab serangan Rusia ke Ukraina diketahui karena keinginan Ukraina untuk bergabung dengan Amerika Serikat di NATO.

Invasi Rusi ke Ukraina masih berlangsung hingga saat ini dan beberapa negara telah memberikan bantuan persenjataan ke Ukraina. Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi untuk Rusia demi menghentikan perang antar negara tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.