Jokowi Tutup Ekspor Sawit, Harga Minyak Normal Kembali?

Jokowi Tutup Ekspor Sawit, Harga Minyak Normal Kembali?

R
Caroline Chintia
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kamis, 28 April 2022 Presiden Joko Widodo resmi melarang pengeksporan sawit (Crude Palm Oil/CPO) yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan dalam persediaan sawit di dalam negeri. Kebijakan tentang larangan ekspor CPO tersebut dijadikan Malaysia sebagai ladang untuk menarik sejumlah pelanggan dari Indonesia.

Kebijakan tersebut dilakukan Jokowi karena banyaknya kasus kelangkaan minyak di dalam negeri. Bahkan kasus tersebut sempat disorot oleh The Economist jika dilihat riwayat Indonesia sebagai produksi CPO yang besar, namun mengalami peristiwa kelangkaan minyak.

Dilansir dari New Straits Times pada Selasa, 26 April 2022 mengabarkan, Malaysia dapat berpotensi menjadi pemenang dari adanya kebijakan terkait larangan ekspor sawit.

Affin Hwang Capital dari grup perbankan intestasi spesialis yang berada di Malaysia mengatakan bahwa berdasarkan kebijakan yang ada, Malaysia mampu mendapatkan benefit dalam jumlah besar dari beberapa negara yang biasa menjadi tujuan ekspor minyak sawit dari Indonesia.

‘Melihat berkurangnya ekspor produk minyak sawit Indonesia, kami melihat bahwa Malaysia bisa untung sebab sebagian pembeli akan perlu bergeser ke eksportir Malaysia,’ ucap Affin Hwang Capial.

Public Invesment Bank Bhd juga ikut menyuarakan pendapatnya terkait Malaysia yang bisa mendapatkan keuntungan besar karena importir yang beralih ke Malaysia.

Sedangkan analis dari RHB Research berpendapat bahwa sektor dari Malaysia bisa menang karena kebijakan yang ditetapkan oleh Jokowi, begitu juga dengan pada pemain yang mempunyai kapasitas hilir di Indonesia, seperti Wilmar Group, KLK, Sarawak Oil Palms Bhs dan Ta Ann.

‘Para eksporter CPO di Indonesia akibatnya akan terdampak, sementara pemain hilir dengan kapasitas refining akan untung, sebab akan ada pergeseran signifikan pada mekanika demand-supply di negara tersebut, sehingga persediaan domestik akan melimpath,’ ucap Hoe Lee Leng selaku Analis RHB Research.

Sebelum adanya laporan terkait penyetopan ekspor minyak goreng yang dilakukan pemerintah serta bahan baku minyak goreng mulai tanggal 28 April 2022, terdapat respons negatif dari beberapa pihak. Namun salah satu produsen CPO yaitu PT. Astra Agro Lestari Tbk (AALI) akan tetap mengikuti seluruh kebijakan yang berlaku.

Dilansir dari Liputan6.com pada hari Senin, 25 April 2022, Fenny Sofyan selaku Communication and Investor Relations Manager dari Astra Agro Lestari beranggapan dari pemberhentian ekspor sawit dalam rangka menjaga kestabilan pasokan dalam negeri dipercaya dapat menjaga harga minyak tetap murah dan kebutuhan minyak menjadi seimbang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.