Jumlah Pengaduan Konsumen ke BPSK Kota Makassar Meningkat

Penyelesaian sengketa di BPSK adalah persidangan tanpa bantuan pengacara. Setiap sengketa yang masuk pada lembaga ini akan diutamakan untuk diselesaikan melalui jalur musyawarah secara kekeluargaan
Penyelesaian sengketa di BPSK adalah persidangan tanpa bantuan pengacara. Setiap sengketa yang masuk pada lembaga ini akan diutamakan untuk diselesaikan melalui jalur musyawarah secara kekeluargaan

Terkini.id – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Makassar menerima Lebih 50 pengaduan sepanjang Januari sampai Juni 2019. Rata-rata pengaduan berasal dari konsumen yang merasa tidak puas atau dirugikan dalam bertransaksi dengan pelaku usaha.

“Jumlah pengaduan mengalami peningkatan dibanding tahun lalu,” kata Ketua BPSK Kota Makassar Muhammad Fadli, Sabtu 29 Juni 2019.

Fadli mengatakan, pengaduan dari konsumen beragam. Antara lain terkait lembaga pembiayaan, properti, usaha laundry, air bersih, PLN, makanan dan tiket.

BPSK Kota Makassar berdiri pada tahun 2007. Saat itu, pengaduan dari konsumen masih terbilang minim. Namun tahun ini, pengaduan jauh lebih banyak dan sudah meluas untuk sektor usahanya.

“Kalau dulu kan paling finance atau toko. Sekarang keluhan dengan layanan air bersih, properti, makanan, laundry, juga tiket pesawat terbang,” ujar Fadli.

Tahun ini, setidaknya ada 50 pengaduan yang masuk ke BPSK. Namun tidak semuanya ditangani. Ada dua pengaduan yang ditolak karena bukan ranah BPSK.

“Yakni, ada seseorang yang mengajukan ke BPSK. Tidak bisa kami terima karena sengketa ini telah tercatat dan diajukan ke pengadilan,” terang Fadli.

Keluhan lain yang ditangani BPSK Kota Makassar seperti layanan air bersih. Yakni, terkait dengan tarif yang tiba-tiba mahal. Padahal pemakaian sama dengan bulan sebelumnya.

“Kalau terkait properti, pengembang yang menyalahi janji waktu pembangunan kepada konsumen,” terang Fadli.

Tiga putusan BPSK

Selanjutnya dari lembaga pembiayaan. Rata-rata kasus yang ditangani yaitu pembelian kendaraan bermotor secara kredit dengan memakai nama orang lain. Bahkan, baru-baru ini BPSK Kota Makassar telah menangani kasus tersebut.

Pada penyelesaian kasus seperti itu, BPSK memiliki tiga putusan. Yakni, secara konsiliasi, mediasi, atau arbitrase.

“Beberapa kasus selesai dengan cara mediasi. Konsumen dan pelaku usaha menyelesaikannya secara musyawarah dengan mediasi dari BPSK,” jelasnya.

Jika ada kompensasi kerugian, nanti juga disepakati bersama. Pengaduan yang diterima BPSK harus dibuat end user atau konsumen terakhir.

“Harus konsumen akhir. Barang yang dibeli bukan untuk dijual atau menghasilkan keuntungan,” pungkas Fadli.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Ekobis

Telkomsel Luncurkan Paket Data Anti Mubassir

Terkini.id, Makassar - Telkomsel meluncurkan produk baru yang diklaim anti mubassir. Paket data ini akan menjawab keresahan dan kegelisahan pengguna Telkomsel selama ini, yang
News

Begini Sosok JK di Mata Dokter Koboi

Terkini.id,Makassar - Inilah pandangan pemuda milenials Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai seorang dokter dan kerap disapa Dokter Koboi terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia