Terkini.id, Makassar – Pelecehan terhadap jurnalis perempuan saat melakukan liputan di lapangan masih kerap terjadi. Salah satunya yang menimpa F saat melakukan liputan di Balai Kota Makassar.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Basri Rahman, mengatakan sudah memberi instruksi untuk melacak identitas tenaga honorer yang melakukan pelecehan terhadap jurnalis perempuan di Balai Kota Makassar melalui CCTV.
“Saya sudah sampaikan lacak itu identitasnya supaya saya bantu. Kalau tidak ditahu identitasnya saya tidak bisa buat apa-apa,” kata Basri, Rabu, 4 November 2020.
Bila terbukti melakukan pelecehan, Basri mengatakan pelaku kemungkinan akan langsung diberhentikan oleh Penjabat Wali Kota Makasssar.
“Ini sudah merusak mencemarkan nama baik institusi,” ungkapnya.
- Lewat Digitalisasi JKN, Tidak Ada Lagi yang Jatuh Miskin karena Berobat
- Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung
- Pulau Panambungan Sambut Asesor UNESCO, Tegaskan Komitmen Jadi Destinasi Unggulan Geopark Maros-Pangkep
- Pelindo Regional 4 Dorong Kolaborasi Lintas Divisi Lewat Break The Silo
- Pegadaian Kanwil VI SulSelBarra Maluku Perkuat UMKM dan Literasi Emas Lewat Pameran di Makassar
Saat ditanya soal koordinasi dengan Pj Wali Kota Makassar, Basri menyebut belum berani memberi laporan lantaran mengetahui identitas korban.
“Saya belum bisa melaporkan karena korban tidak ditahu identitasnya,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar Tenri A Pallalo mengatakan siap melakukan pendampingan terhadap korban.
“Kami minta korban datang ke rumah singgah DP3A,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
