Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan hasil tes Genose dan Swab PCR telah keluar. Hanya saja, hasilnya tidak memuaskan.
Pertarungan antara GeNose dan PCR telah berlangsung di Lapangan Karebosi pada Rabu, 7 April 2021. Sebanyak 500 orang akan mengikuti tes GeNose dan PCR secara bergantian.
Hanya saja, dari 500 sampel yang dites GeNose dan PCR, tidak semua mengumpulkan sampel tersebut. Akibatnya, uji coba tersebut berjalan tak sesuai rencana.
“Dari 500 orang yang dites, 500-nya menyetor hasil tiupannya. Tapi PCR-nya hanya 100. Jadi ada 400 orang tidak melakukan PCR,” kata Danny, Senin, 26 April 2021.
Sebab itu, Danny mengatakan dirinya mengambil hal positif dari kejadian ini. Menurutnya, hal ini menunjukkan orang-orang lebih suka melakukan GeNose dari tes PCR.
- Disdik Makassar Rencana Pakai GeNose untuk PAUD saat PTM Terbatas
- Tes GeNose Siswa SMP di Makassar, Hasilnya Akurat?
- Titik Terang Kirsuh IDI Makassar dan Dinas Kesehatan Ihwal Penggunaan GeNose bagi Pelajar
- Pelbagai Kalangan Soroti Penggunaan GeNose untuk Siswa di Makassar
- IDI Makassar Tak Rekomendasikan GeNose untuk Evaluasi PTM Terbatas
“Kesimpulan pertama berarti orang lebih suka GeNose daripada PCR. Kedua, kalau kita bandingkan antara 100 GeNose dan 100 PCR, maka GeNose lebih mendeteksi banyak orang positif dibanding PCR,” terang Danny.
“Tapi kalau dia PCR-nya positif, otomatis GeNose-nya juga positif. Berarti lewat 90 persen. Tapi lebih banyak mendeteksi positifnya di GeNose,” lanjutnya.
Danny menilai berdasarkan penelitian, GeNose mendeteksi Covid-19 pada hari kedua, sementara PCR pada hari keempat.
“Memang GeNose lebih banyak dia deteksi daripada PCR karena dia mendeteksi lebih dulu. Jadi berkesesuaian. Kalau masalah mana lebih akurat atau tidak itu beda lagi, relatif itu,” jelasnya.
Ia pun memastikan bakal menggunakan GeNose di Kota Makassar.
“GeNose bisa dipakai, PCR juga bisa dipakai. Jadi satu rangkaian. Kalau di GeNose dia positif, langsung ke PCR,” jelasnya
Namun, ia belum bisa memastikan kapan GeNose akan ditempatkan di 15 kecamatan.
“Belum, baru mau dipesan. Kita tidak mau pesan sebelum tes ini selesai. Jadi kalau GeNose sudah ada, maka tim detektor langsung bergerak,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
