Terkini.id, Jakarta – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan penilaiannya soal Ketua Umum Partai Gerindra dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto yang kembali mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Sebagai informasi Prabowo memang menjadi calon terkuat di Pilpres 2024 selain dua nama lainnya seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Jusuf Kalla menyebutkan bahwa Prabowo sudah tiga kali mencalonkan diri sebagai Presiden dan selalu gagal.
Kemudian dirinya mempertanyakan apakah Prabowo masih ingin bernafsu mencalonkan diri kembali menjadi Presiden untuk ke-4 kalinya.
“Pak Prabowo kan yang sudah tiga kali ikut Pikada, eh, Pemilu, Pilpres tapi belum berhasil apakah mau 4 kali? Itu pertanyaan juga,” ujar Jusuf Kalla yang dilansir dari Tribun Jakarta, Senin 11 Juli 2022.
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
Politisi yang juga pengusaha asal Makassar ini pun tak lupa memberikan penilaiannya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Jusuf Kalla menuturkan bahwa Anies Baswedan memiliki pengalaman di bidang pemerintahan sama seperti Presiden Jokowi.
“Dia pengalaman pemerintahannya sama dengan Pak Jokowi. Pengalamannya kan jadi Gubernur DKI dulu, baru jadi Presiden,” sambungnya.
Menurut Jusuf Kalla, Anies Baswedan yang memiliki pengalaman selama menjabat sebagai Gubernur DKI adalah sebuah modal yang cukup kuat untuk mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2024 mendatang.
“Gubernur DKI itu mempunyai suatu yang penting di samping beliau pernah jadi menteri,” pungkas JK.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
