Jusuf Kalla hingga Rizal Ramli Minta Jokowi Hentikan Proyek Infrastruktur demi Tangani Corona

Jusuf Kalla pakai masker.(Facebook.com/tomi lebang)
Jusuf Kalla pakai masker.(Facebook.com/tomi lebang)

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin diminta untuk menghentikan sejumlah proyek infrastruktur. Termasuk rencana pembangunan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur.

Usulan itu disampaikan Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK). JK meminta pemerintah fokus pada penanganan pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19. 

“Harus menghemat untuk kebutuhan tidak penting, termasuk juga pengurangan anggaran pembangunan, anggaran belanja modal, itu harus dikurangi,” kata JK saat acara Indonesia Lawyers Club di tvOne pada Selasa, 21 April 2020.

Menurut dia, pandemi corona merupakan bencana terbesar yang melanda semua orang dan seluruh dunia yang menyebabkan sendi-sendi sosial dan ekonomi menjadi masalah. Untuk itu, upaya sekeras-kerasnya harus bersama-sama menyelesaikan penyebabnya terlebih dulu.

“Kita harus prioritas selesaikan sebabnya. Tapi menyelesaikan sebabnya, masalahnya akan berkorban ke bidang-bidang lain seperti sosial ekonomi. Itu yang akan terjadi, tinggal pilihan-pilihan saja,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Sementara mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli juga mendesak pemerintah agar menghentikan dulu proyek pembangunan infrastruktur di tengah wabah COVID-19. Kemudian, anggarannya dialihkan untuk penanganan percepatan virus tersebut.

“Hentikan semua proyek infrastruktur yang enggak jelas itu, hentikan pakai uangnya untuk selesaikan masalah corona,” jelas dia.

Sedangkan Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio mengatakan saat pemerintah menerapkan PSBB tentu masyarakat terdampak. Menurut dia, masyarakat sekarang butuh makan sehingga perlu menghentikan proyek-proyek infrastruktur yang tengah dibangun pemerintah.

“Tolong hentikan semua proyek, kereta cepat. Sekarang tolong kasih masyarakat makan. Kita bereskan COVID-19,” tandasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kapal Tenggelam di Perairan Kupang: 7 Nelayan Hilang, 2 Jasad Anak Ditemukan

Ini Alasan Ahok Tak Bisa Jadi Menteri Menurut Pakar Hukum Tata Negara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar