Kabar Baik, 15 Pasien Positif Corona di Indonesia Dilaporkan Sembuh

Perlengkapan standar yang harus dipakai tenaga medis untuk menangani corona. (Ist)
Perlengkapan standar yang harus dipakai tenaga medis untuk menangani corona. (Ist)

Terkini.id – Pusat Informasi Covid-19 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melaporkan kondisi terkini penanganan Covid-19 di Indonesia.

Sampai dengan 19 Maret 2020, jumlah orang yang telah diperiksa di Indonesia sebanyak 1.727 orang. Dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 309 orang. Negatif 1418 orang. Pasien yang meninggal 25 orang. Tapi yang berhasil disembuhkan sebanyak 15 orang.

Kementerian Kesehatan sudah menentukan 132 Rumah Sakit rujukan untuk menangani kasus Covid-19. Tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

Coronavirus itu merupakan keluarga besar virus yang dapat menyerang manusia dan hewan. Nah, pada manusia, biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit serius, seperti MERS dan SARS.

Covid-19 sendiri merupakan coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia di daerah Wuhan, Provinsi Hubei, China pada tahun 2019.

Maka dari itu, Coronavirus jenis baru ini diberi nama Coronavirus Disease-2019 yang disingkat menjadi Covid-19. Secara global sudah terkonfirmasi 218.815 kasus.

Bangun Fasilitas untuk Pengendalian Infeksi Penyakit Menular di Pulau Galang

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pembangunan fasilitas observasi, penampungan, dan karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, utamanya COVID-19 (Corona) di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Secara keseluruhan progres konstruksi yang telah dimulai sejak 8 Maret 2020 saat ini sudah 32% dengan target selesai pada 28 Maret 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo  bahwa diperlukan Pembangunan Fasilitas terhadap penyakit infeksi emerging / Virus Corona di Pulau Galang dengan target selesai akhir Maret 2020.

Lokasi yang dipilih yaitu di eks pengungsi Vietnam dan area pengembangan yang berjarak 60 km dari Bandara Hang Nadim dan 56 km dari Kota Batam dengan memanfaatkan lahan seluas 20 hektar dari total luas area 80 hektar.

“Target yang diberikan Bapak Presiden adalah 2-3 minggu harus selesai dan siap untuk dimanfaatkan. Tidak hanya bangunan untuk observasi/penampungan/karantina (termasuk isolasi) saja, tetapi juga fasilitas pendukungnya, seperti rumah dokter/perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lain-lain,” kata Menteri Basuki, 19 Maret 2020.

Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang dibagi menjadi 3 Zonasi, yakni Zona A (Renovasi Eks Sinam) meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Komentar

Rekomendasi

Polisi Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah Pasien Terduga Corona

Viral, Driver Ojol Ini Lindungi Makanan Pesanan Pelanggan dari Semprotan Disinfektan

Hendak Kabur, Pasien Positif Corona Ini Pukul dan Gigit Perawat

Beredar Kabar 6 Penumpang Kapal dari Sulawesi Positif Corona, Ini Faktanya

Ditolak Warga Gowa, Pasien Corona Dikubur di Kompleks Pemakaman Pegawai Pemprov

Prihatin dengan Tim Medis Covid-19, Lansia Ini Sumbangkan Tabungan Hajinya

Imbas Corona, Anies Baswedan Beri Bantuan Rp1 Juta Tiap Keluarga Miskin

Update Kasus Corona di Indonesia, 1.790 Positif, 112 Sembuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar