Terkini.id, Jakarta – Pencairan insentif kartu prakerja sempat tertunda dengan alasan libur Idul Fitri selama seminggu.
Diketahui, pencairan insentif akan kembali dilakukan mulai Rabu, 19 Mei 2021.
Melansir dari Okezone, Lousa Tuhatu sebagai Head of Communication PMO Kartu Prakerja mengungkapkan terkait pencairan tersebut.
“Pencairan insenstif kartu prakerja sempat libur pada 11-18 Mei 2021 dalam rangka libur lebaran,” ucap Lousa pada Senin, 17 Mei 2021.
Saat dihubungi kembali, Lousa mengatakan bahwa pencairan insensif akan diteruskan kembali pada 19 Mei 2021.
- Gelombang 46 Dibuka! Berikut Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja
- Beredar Video Lawas Jokowi Soal Visi-Misi Capres, Said Didu: Pakaian Ternyata Tidak Bisa Menutupi Tabiat
- Presiden Jokowi Puji Menko Airlangga karena Jadi 'Motor' Penggerak Kartu Prakerja
- Apakah Anda Sudah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos? Ini Dia Caranya
- Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 24 Dibuka Kembali Pekan ini, Kuota 300 Ribu Peserta
“Sesuai dengan pengumuman pencairan insentif akan diteruskan lagi pada 19 Mei 2021,” kata Louisa.
Perlu diketahui, ketika seorang dinyatakan lolos sebagai penerima kartu prakerja, maka akan mendapatkan banyak keuntungan.
Peserta akan mendapatkan bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang diberikan secara non-tunai.
Peserta yang telah menerima insentif bisa melihat saldo pada akun dashboard miliknya.
Para peserta penerima bantuan akan menerima insentif pasca-pelatihan sebanyak Rp 2.400.000.
Dana tersebut secara berkala diberikan sebanyak Rp 600.000 selama 4 bulan.
Lalu, dana insentif pengisian tiga survei evaluasi diberikan sebesar Rp150.000, yang dibayar Rp 50.000 setiap satu kali survei.
Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja sudah beres melakukan monitoring keseluruhan gelombang kartu prakerja 1 semester.
Terdapat lima gelombang di semester ini yakni gelombang 12 sampai 16.
Para peserta yang menerima bantuan kartu prakerja diharapkan untuk bersedia melakukan pengecekan secara berkala pada akunnya.
Hal ini dianjurkan agar tidak terjadi kesalahan sistem yang mengakibatkan peserta tidak menerima bantuan insentif.
Adapun untuk penerima bantuan gelombang 17 akan dibuka secepatnya.
Kuota gelombang 17 didapat dari peserta yang statusnya telah tercabut dari gelombang 12 sampai 16.
Pencabutan status peserta diakibatkan karena pihak tidak menyelesaikan pelatihan pertama.
Louisa Tuhatu mengatakan bahwa gelombang 17 nanti akan menerima sebanyak 44.000 peserta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
