Masuk

Beredar Video Lawas Jokowi Soal Visi-Misi Capres, Said Didu: Pakaian Ternyata Tidak Bisa Menutupi Tabiat

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video lawas Presiden Jokowi mengenai penyampaian visi dan misi Capres kembali beredar di media sosial.

Video yang diunggah kembali oleh mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, yang dilihat pada, Rabu 13 Juli 2022, memperlihatkan Presiden Jokowi sedang mempromosikan kartu-kartu sebagai salah satu visi-misinya dalam mensejahterakan rakyat.

Dalam keterangan unggahannya, Said Didu lantas mengarah kepada pakaian yang digunakan oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Jokowi Himbau Jangan Ada Gesekan Sosial dan Adu Domba Politik

Said Didu pun dalam cuitannya menyampaikan bahwa pakaian ternyata tidak bisa menutupi kebiasaan dan tabiat.

“Pakaian ternyata tidak bisa menutupi kebiasaan dan tabiat”, tulis Said Didu.

Adapun dalam video, Presiden Jokowi terlihat berpasangan dengan Ma’ruf Amin sedang menyampaikan visi-misinya.

Baca Juga: Said Didu Tanggapi Soal Tesla Akan Bangun Pabrik di RI: Saya Hanya Ketawa Saja

Presiden Jokowi dalam video yang dibagikan Said Didu nampak memperkenalkan ragam kartu, mulai dari kartu KIP, kartu Prakerja, dan kartu sembako murah.

“Yang tidak mampu bisa berkuliah baik di akademi maupun di perguruan tinggi. Yang kedua, kami juga mengeluarkan kartu Prakerja dan dengan kartu Prakerja ini kita akan lakukan pelatihan-pelatihan, trening-trening baik di dalam negeri maupun di luar negeri bagi lulusan SMA, SMK, Akademi, Perguruan Tinggi, maupun korban-korban PHK”, kata Jokowi.

“Yang terakhir, kami juga akan mengeluarkan kartu Sembako Murah yang kita harapkan ibu-ibu dapat membeli sembako dengan harga yang sudah didiskon oleh pemerintah karena ini akan kita subsidi. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan”, tandasnya.

Adapun video ini oleh warganet yang lainnya disebutkan bahwa awal mula kebohongan Presiden Jokowi berasal dari visi-misi Capres.

Baca Juga: Harapan Jokowi dalam Acara Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah

“Di sinilah kebohongan itu bermula denhan berbagai tipu muslihatnya! AnNnCoooorr”, cuit Netizen Kami Setia Bersama Palestina @andi_sharif.