Terkini.id, Wajo – Jalan provinsi yang menghubungkan dua kabupaten yakni Wajo dan soppeng akan di Benahi 2022 mendatang.
Hal tersebut dilakukan Bupati Wajo Amran Mahmud untuk mewujudkan program pembangunan infrastruktur Pemerintah kabupaten Wajo dan Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Dalam upaya tersebut pemkab wajo untuk memuluskan ruas jalan di wilayah pun mendapat dukungan dari Pemprov Sulsel. Salah satu ruas jalan provinsi yang akan dikerjakan adalah Salaonro-Ulugalung.
Ruas jalan poros Soppeng-Wajo yang menghubungkan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Soppeng ini sudah mulai rusak sejak tahun lalu dan banyak dikeluhkan masyarakat.
Terkait hal itu, pemerintah kabupaten dan jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo pun sebelumnya sudah menyampaikan permintaan, bahkan berkunjung ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan (Sulsel), belum lama ini.
- Padam Bergilir Hingga 5 Jam, Berikut Ratusan Wilayah Bakal Mati Lampu di Bone dan Wajo Hari Ini
- Upaya Tekan Inflasi, Pemprov Sulsel dan Pemkab Wajo Kompak Panen Raya Cabe
- Siap-Siap! Bone dan Wajo Mati Lampu Lagi Hari Ini 12 Oktober Sampai Malam, Cek Wilayahmu
- Sukses Tanam Jagung Demplot PT Sygenta, Bupati Wajo Ajak Masyarakat Kelola Lahan secara Bisnis
- Bupati Wajo Menjadi Salah Satu Delegasi Indonesia ke UEA
Masyarakat juga secara swadaya dengan didukung beberapa kontraktor dan tokoh lainnya turut menyumbang materiel dan alat berat untuk menimbun dan meratakan beberapa spot yang rusak parah dari ruas jalan tersebut.
Dinas PUTR Sulsel menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut sudah menjadi perhatian Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
“Ruas jalan tersebut telah menjadi prioritas di tahun 2022 yang akan datang,” ucap Kepala Seksi Perencanaan Bina Marga Dinas PUTR Sulsel, Sukarlan, yang dikonfirmasi pada Rabu (8/12/2021) malam.
Sukarlan menjelaskan, rencananya ruas Salaonro–Ulugalung pada 2022 mendatang akan ditangani sekitar empat kilometer. “Rencana penanganan kisaran empat kilometer yang dipusatkan pada spot-spot yang mengalami kerusakan berat,” kata Sukarlan.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Wajo, Andi Pameneri, menyampaikan bahwa untuk ruas jalan Salaonro-Ulugalung, khususnya di spot yang paling rusak, yaitu di Sumpangbaka dan Wage, sebelumnya sudah dilakukan penanganan sementara.
“Beberapa bulan yang lalu kita sudah lakukan penanganan sementara atas instruksi Bapak Bupati (Amran Mahmud), sambil menunggu penanganan dari pemerintah provinsi,” ucapnya.
Pameneri juga menjelaskan, sebelumnya Komisi III DPRD Wajo bersama Dinas PUPRP Wajo juga telah berkunjung ke Dinas PUTR Sulsel untuk meminta dilakukan penanganan pada ruas jalan Salaonro-Ulugalung tersebut.
Lanjut dia, untuk penanganan ruas jalan provinsi di Wajo lainnya, seperti ruas Doping-Atapange, Solo-Kulampu, Impa Impa- Anabanua, dan Anabanua-Malakke.
“Bapak Bupati pada beberapa kesempatan juga selalu menyampaikan permohonan kepada Bapak Plt Gubernur, baik secara tertulis maupun lisan, untuk penanganan ruas jalan provinsi di Wajo, termasuk ruas tersebut,” sebutnya.
Dirinya juga mengapresiasi usaha masyarakat yang melakukan upaya meratakan ruas jalan dengan swadaya. Juga apresiasi kepada para kontraktor dan pihak lain yang telah menyumbang material dan juga alat berat berupa grader dan vibro.
“Saat ini tim kami juga sedang melakukan penanganan pada ruas provinsi lainnya, yaitu ruas Anabanua-Malakke-batas Kabupaten Sidrap sebagaimana perintah Bapak Bupati waktu berkunjung ke Belawa beberapa waktu lalu,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
