Kader Demokrat Bakar Atribut, Ruhut: Aku yang Pernah Dibesarkan dan Membesarkan PD Terkaget-kaget dan Sangat Sedih

Kader Demokrat Bakar Atribut, Ruhut: Aku yang Pernah Dibesarkan dan Membesarkan PD Terkaget-kaget dan Sangat Sedih

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat (PD) menanggapi soal beberapa kader Demokrat di Riau yang membakar atribut karena kecewa dengan kepemimpinan Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebagai orang yang pernah dibesarkan dan membesarkan Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengaku kaget dan sedih melihat keadaan Partai Demokrat saat ini.

Ia mengatakan bahwa di zamannya, Partai Demokrat Riau sangat menonjol sebab banyak kadernya yang menjadi Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD.

“Aku yang pernah dibesarkan dan membesarkan Partai Demokrat terkaget kaget serta sangat sedih, ada apa ini,” kata Ruhut Sitompul melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu, 1 Desember 2021.

“PD Provinsi Riau di eraku sangat menonjol, banyak kadernya yang menjadi Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Tk I dan Tk II. Aku Menko Polhukam PD MERDEKA,” sambungnya.

Baca Juga

Dilansir dari Detik News, sebelumnya, sejumlah kader Partai Demokrat melakukan aksi bakar atribut di kantor DPD Partai Demokrat Riau. 

Aksi mereka dilakukan karena kecewa terhadap AHY yang diduga merestui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) pada Selasa, 30 November di Pekanbaru.

Aksi bakar atribut dilakukan pada Selasa sore di halaman kantor DPD Demokrat Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru. 

“Atribut semua saya bakar karena kecewa dengan demokrat di bawah kepemimpinan AHY,” kata salah satu kader Demokrat Riau, Kamaruzman.

“AHY memimpin partai ini beda jauh dengan cara SBY, SBY selalu mengajarkan kesantunan dan aturan, ini berbeda,” sambungnya.

Selain baju, topi, dan bendera, Kamaruzman juga membakar kartu keanggotaan partai.

Aksi itu lalu diikuti kader Partai Demokrat lain yang ada di lokasi. Mereka membakar atribut menggunakan api yang sudah berkorbar di depan mereka.

“Ingat, Agus Harimurti Yudhoyono, suara Demokrat tidak seberapa besar. Tapi suara Demokrat Riau 17 persen melahirkan suara, tolong dihargai perjuangan Partai Demokrat Riau. Tolong hargai,” kata Kamaruzman.

Ia menganggap bahwa Musda Partai Demokrat di Pekanbaru itu tidak ada bedanya dengan Moeldoko yang melakukan kongres di Sibolangit untuk melengserkan AHY. 

Sebab, katanya, AHY juga dinilai melakukan hal yang sama terhadap Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar.

“Apa yang anda lakukan tidak ubahnya dengan apa yang dilakukan Moeldoko cs di Sibolangit. Saya kecewa dan saya membakar baju kebesaran demokrat, ini asli, bukan abal-abal ini,” katanya.

Diketahui, DPD Partai Demokrat Provinsi Riau hari ini tengah menggelar Musda di SKA CoEx Pekanbaru dan dihadiri sejumlah kader dan pengurus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.