Terkini.id, Jakarta – Politisi PDIP, Ruhut Sitompul, mendukung pernyataan Politisi PSI, Grace Natalie soal tak akan memberikan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Melalui cuitannya di media sosial Twitter yang dilihat pada, Selasa 21 Juni 2022, menyebut bahwa Kadrun baru disenggol sedikit oleh Grace Natalie sudah kebakaran jenggot.
Dalam narasi cuitannya, Ruhut Sitompul menyebut bahwa Anies Baswedan adalah salah satu capres lemah yang didukung.
“Ha ha ha terlihat secara teranga benderang lemahnya Calon Presiden yang didukung. Kadrun, baru dicoel sedikit saja sama sicantik GN dari PSI langsung kebakaran jenggot”, kata Ruhut Sitompul.

Ruhut menyebut bahwa menjadi presiden hanyalah sebuah mimpi untuk Anies Baswedan yang tidak mungkin terwujud.
- Viral! Anies Sebut Kain Batik Bukan Sebagai Baju, Ruhut Sitompul: Pribumi Asli Ketahuan Palsunya Yaman
- Kerap Sudutkan Anies, Politisi NasDem ke Ruhut: Lebih Baik Narasinya Seputar Gagasan
- Habib Kribo Sebut 212 Baru Lahir Kemarin, Ruhut Sitompul: Kalaulah Semua Habib Seperti Ini!
- Ruhut Sitompul: Kok Sewot Dengan Pidato Sambutan Bapak Joko Widodo di Hut Golkar?
- Ariel Sebut Pemimpin Inggris Berlatar Belakang Agama Berbeda, Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Stres!
“Gimana mau menang mimpi ka’le ye MERDEKA”, katanya lagi.
Sebelumnya, Grace Natalie menegaskan bahwa partainya, PSI tidak akan mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Grace Natalie menyampaikan hal ini dikarenakan partainya memegang teguh prinsip antiintoleransi dan antikorupsi.
Dengan tegas, Grace Natalie menyampaikan bahwa Capres yang bermasalah dalam hal toleransi dan korupsi tidak akan mereka dukung, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Pernyataan Grace Natalie ini ia sampaikan sebagai respon atas beredarnya spanduk pasangan Pilpres 2024 yang memasangkan dirinya dengan Anies Baswedan.
“Menyangkut hal ini, sudah sangat jelas bahwa PSI tidak akan mendukung Mas Anies di Pilpres 2024. Kami memeluk teguh prinsip antiintoleransi dan antikorupsi”, kata Grace Natalie, dikutip dari laman Detik.com, Minggu 19 Juni 2022.
Olehnya itu, jika Capres bermasalah dalam dua hal tersebut, maka PSI tidak akan memberikan dukungannya.
“Maka, tak mungkin kami mendukung kandidat yang bermasalah dalam dua atau salah satu prinsip tersebut,” tambahnya.
Grace menerangkan, partainya memegang teguh prinsip antiintoleransi dan antikorupsi. Baginya, prinsip itu harus ditegakkan sebaik-baiknya.
“Prinsip harus ditegakkan dengan sebaik-baiknya. PSI menolak untuk bersikap pragmatis dan oportunis,” ujarnya.
Grace mengungkap pihaknya telah menjaring sembilan nama yang akan dijagokan PSI untuk menjadi capres pada Pemilu 2024.
Dari sembilan nama itu, kata Grace, tak ada nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
“Sembilan nama hasil penjaringan teman-teman PSI di daerah itulah yang masuk dalam Rembuk Rakyat PSI. Nama Mas Anies tidak ada di sana,” ujar Grace.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
