Kader PDIP yang Ditangkap KPK Minta Fee Rp39,6 M untuk Loloskan Impor 20.000 Ton Bawang Putih

Kader PDIP yang Ditangkap KPK Minta Fee Rp39,6 M untuk Loloskan Impor 20.000 Ton Bawang Putih

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan seorang anggota komisi VI DPR Fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dhamantra sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019.

KPK juga menetapkan lima orang lainnya, yaitu, orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

‎Dalam perkara tersebut, I Nyoman diduga meminta komitmen fee Rp1.700 hingga Rp1.800 per 1 kilogram bawang putih yang diimpor. Komitmen fee tersebut rencananya digunakan untuk mengurus perizinan kuota impor 20.000 ton bawang putih.

Selain komitmen fee tersebut, I Nyoman telah menyepakati adanya permintaan awal sebesar Rp3,6 miliar untuk mengurus izin impor bawang putih. Namun, dari Rp3,6 miliar baru terealisasi Rp2,1 miliar untuk I Nyoman.

“‎Angka yang disepakati pada awalnya adalah Rp3,6 miliar dan komitmen fee Rp1.700-Rp1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor. Komitmen fee tersebut akan digunakan untuk mengurusi kuota impor 20.000 Ton bawang putih untuk beberapa perusahaan,” kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat konferensi pers seperti dilansir dari okezone, Kamis 8 Agustus 2019.

Baca Juga

Dari 20.000 ton bawang putih yang akan diimpor tersebut, I Nyoman akan mendapatkan komitmen‎ fee sebesar Rp36 miliar ditambah permintaan awal Rp3,6 miliar. Sehingga, total uang yang akan diterima I Nyoman sebesar Rp39,6 miliar jika berhasi merealisasikan 20.00 ton bawang putih.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.