Terkini.id, Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Witnu Urip Laksana menyebut dua terduga teroris yang tewas diberondong peluru merupakan bagian dari tindakan tegas dan terukur.
“Ada dua orang pelaku yang dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan,” kata Kombes Pol Witnu, Rabu, 6 Januari 2020.
Berdasarkan temuan sementara, Witnu mengatakan kedua orang yang meninggal tersebut merupakan bagian dari jaringan
Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulsel yang punya keterkaitan dengan pengeboman di Filipina.
Ia mengatakan kedua pelaku tersebut akan diauotopsi, sebagai bagian dari uji forensik. Hal itu sesuai dengan Standar Operasional Prosedur.
Menurutnya, pihaknya menemukan beberapa barang bukti, namun ia enggan menjelaskan lebih jauh.
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Inovasi Makassar Berjasa, 1.005 Agen PERISAI Resmi Bertugas
- Milad ke-63, Unismuh Makassar Mantapkan Langkah Menuju 1.000 Kampus Terbaik Dunia
- Nyaman, Aman, dan Praktis, Hyundai New CRETA Jawab Kebutuhan Mobilitas Urban di Makassar
- BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkot Makassar Hadirkan Program Makassar Berjasa untuk 81.500 Pekerja Rentan
- PT Kalla Inti Karsa Borong Empat Penghargaan Indonesia Sustainability Award 2026
Witnu mengatakan barang bukti berada di tangan brimob, termasuk Densus 88.
“Nanti Humas yang rilis,” ungkapnya.
Terkait dengan langkah selanjutnya, Witnu mengatakan Densus 88 terus melakukan pengembangan kasus.
“Kita akan lakukan langkah-langkah koordinasi,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
