Di balik perannya, Dhiba mengakui tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai dosen dan sebagai ibu. Namun, hal tersebut diatasi dengan manajemen waktu yang disiplin, serta komitmen terhadap profesionalisme dan integritas.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun generasi yang inklusif dan berwawasan multikultural.
Menurutnya, kesetaraan menjadi kunci untuk membuktikan bahwa kepemimpinan dan prestasi bukan monopoli satu gender.
Dhiba juga menerapkan pendekatan personal kepada mahasiswa dengan menyediakan ruang dialog, guna memahami persoalan yang mereka hadapi dan membantu mereka mengambil keputusan secara tepat.
“Mahasiswa harus kuat, baik secara mental maupun fisik, untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
- Haris Abdul Rahman Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Sulsel Periode 2024-2029
- Kasus Pengadaan Seragam Gratis Pemkab Lutim Naik Penyidikan, Jaksa Segera Ekspose Perkara
- Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan dan Penjualan, Dealer Proshop Resmi Hadir di Sulawesi
- BNI Perkuat Ekonomi Perempuan NTT Melalui Program Anyaman Lontar
- Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan
Kepada generasi muda yang ingin berkarier di dunia akademik, Dhiba berpesan agar menjadikan ilmu sebagai kekuatan utama, membangun jejaring, serta menjaga kualitas dan integritas diri.
Dalam refleksi Hari Kartini, ia menutup dengan pesan moral melalui pepatah Arab, “Al-adabu fauqol ‘ilmi” (adab lebih tinggi dari ilmu).
“Ilmu tanpa adab bisa menjerumuskan. Sebaliknya, adab menjadikan ilmu bermanfaat dan membawa keberkahan. Bahkan seseorang lebih dihargai karena adabnya daripada ilmunya,” tegasnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk berani melangkah, bermimpi, dan bersuara, sejalan dengan hadis Nabi Muhammad: “Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat)” (HR. Muslim).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
