Terkini.id, Soppeng – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Sallang membeberkan kasus positif di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan telah mencapai 1148 Kasus.
Hal tersebut diungkapkan Sallang saat Tim Satgas Covid-19 Soppeng menggelar rapat koordinasi dan evaluasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Soppeng, Jumat 5 Februari 2021, di Aula Makodim 1423 Soppeng.
Sallang mengatakan, penanganan Kasus Covid-19 di Kabupaten Soppeng mengalami penurunan angka selama penertiban.
Saat ini, kata dia, pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 1064, rawat isolasi di RS 14 orang, isolasi mandiri 48 orang, meninggal 22 orang sehingga total keseluruhan 1148 orang.
“Saat ini angka Covid sudah mulai menurun. Jika kita melihat kesembuhan, artinya upaya perawatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan dan upaya-upaya yang kita lakukan cukup maksimal,” kata Sallang.
- PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Setara Hampir Rp13 Triliun
- Four Points Makassar Luncurkan Menu Baru Chinese Food, Bisa Order untuk Tamu Pernikahan
- Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
- Motivasi Karyawan Perempuan, KALLA Hadirkan Kartini Talks Bersama Fauziah Zulfitri
- 6 Orang Siswa di Jeneponto Dirujuk ke RS, Kejang, Sesak hingga Diare Usai Makan Menu MBG
Sementara Ketua Harian Satgas Covid 19 Soppeng, Letkol Inf Richar Marihot Butarbutar mengatakan bahwa pada tahun 2021 angka kasus positif Covid-19 meningkat.
“Januari 2021 kasus Covid-19 mengalami peningkatan dan berkat kerjasama semua petugas yang terlibat sampai saat ini dengan segala upaya yang dilakukan kita mampu menekan penyebaran Covid-19 sehingga terjadi penurunan kasus,” ujar Letkol Inf Richar Marihot.
Menurut Dandim 1423 Soppeng ini, saat ini masyarakat Soppeng belum aman. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan (Prokes).
“Cara sikap dan perilaku masyarakat belum aman karena masih ada yang belum mematuhi Prokes,” ungkapnya.
Richar Marihot menambahkan, pesta pernikahan juga harus dikawal dan diberi pemahaman tentang pelaksanaan protokol kesehatan.
“Terkait kerumunan atau ada pesta di masyarakat minimal kita hadir di tempat itu untuk memberikan pemahaman terkait bahaya Covid-19 dan mengimbau agar tetap mematuhi Prokes,” ujarnya.
Adapun hasil rapat evaluasi tersebut memutuskan tetap melanjutkan pembatasan kegiatan masyarakat hingga kasus Covid-19 di Soppeng benar-benar bisa dikendalikan seperti surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng beberapa waku lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
